News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

 Mobil Marco Simic Tabrak Kendaraan Polisi yang Sedang Kehabisan Bensin

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyerang asing Persija, Marco Simic, menabrak mobil dinas polisi dari kesatuan Pam Obvit di jalan layang Simpang Susun Semanggi arah Selatan tepatnya di depan Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018) malam.

Mobil Mitsubishi Lancer milik anggota kepolisian ditabrak saat dalam keadaan berhenti karena kehabisan bensin.

Baca: Mengaku Sedang Pesta Bujang hingga Temuan Kondom, Ini Sederet Fakta 23 Pria Pesta Narkoba di Sunter

"Pada saat terjadinya kecelakaan lalu lintas kendaraan mobil dinas Pam Obvit (Mitsubishi Lancer ) Nomor polisi 15712-VII yang dikemudikan oleh Jufrizal sedang berhenti di sisi kiri jalan tepat di depan Balai Sarbini karena sedang mengalami gangguan teknis (habis bensin)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Selasa (2/10/2018).

Kendaraan polisi tersebut tertabrak kendaraan Toyota Land Cruiser milik Simic yang melaju dari arah utara menuju ke arah Selatan.

Baca: Eks Real Madrid Sanjung Perjuangan Timnas U-16 Indonesia di Piala Asia U-16 2018

Sebelumnya diberitakan, bomber Persija Jakarta, Marko Simic, mengalami kecelakaan pada Senin 1 Oktober 2018 malam.

Insiden ini terjadi di kawasan Semanggi, Jakarta.

Kabar ini beredar setelah ada foto yang tersebar luas di pesan berantai whatsapp para pewarta.

Dalam foto-foto itu, mobil hitam berjenis Toyota Land Cruiser yang memiliki gambar macan ala Persija Jakarta di pintu sebelah kanan mengalami rusak parah.

Bagian bumper kiri mobil bernomor polisi B 1250 MO tersebut ringsek.

Terlihat juga bagian bannya hampir lepas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini