News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gubernur DKI Anies Baswedan Enggan Minta Alokasi Subsidi MRT ke Pemerintah Pusat

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana kabin masisnis kereta MRT Jakarta saat uji coba publik, Selasa (12/3/2019). Mulai Selasa 12 Maret hingga 24 Maret mendatang, Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase I rute Bundaran HI-Lebak Bulus melakukan uji coba gratis untuk warga yang sudah melakukan pendaftaran. Selama uji coba, diperkirakan kereta bakal mengangkut sebanyak 285.600 penumpang. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Reporter Warta Kota, Anggie Lianda Putri
 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan meminta subsidi dari Pemerintah pusat untuk mengurangi beban tarif Kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Menurutnya subsidi tersebut memang seharusnya ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta meskipun tidak semua pengguna Kereta MRT Jakarta adalah warga Ibu Kota.

"Yang naik warga DKI atau bukan, karena yang kemacetan di wilayah DKI, maka ongkosnya ditanggung oleh masyarakat DKI," ungkap Anies Baswedan di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Anies mengatakan seluruh aspek yang ada dalam sistem transportasi tersebut sudah menjadi sebuah kesatuan yang terintegrasi satu sama lain.

"Saya katakan kata kuncinya integrasi dan Pak Presiden menyetujui. Lalu Pak Presiden katakan kita jalankan integrasi itu, setuju. Dengan begitu nanti ketika kita bicara subsidi, tidak terlalu khawatir lagi soal naiknya apa, subsidi nya berapa. Karena subsidi itu sudah menjadi satu kesatuan," kata Anies.

Baca: Sandiaga Uno: Jokowi Tak Serius Buyback Saham Indosat

Ia berencana akan mengintegrasikan seluruh moda transportasi yang ada di Ibu kota demi mengurangi kemacetan akibat banyaknya kendaraan pribadi.

"Saya sampaikan ke Pak Presiden, Jakarta membutuhkan integrasi antar moda. Supaya pengguna kendaraan umum itu bisa naik dari mana saja ke mana saja tersambungkan. Itu artinya rutenya nyambung, tiketnya juga nyambung, manajemennya juga nyambung," tutur Anies.

Baca: Volvo Bus Kenalkan Chassis B11R ke Pengusaha Transportasi Antarkota dan Chasis B8RLE untuk Bus Kota

Terlebih infrastruktur yang dibangun dengan bantuan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kini bisa mengangkut penumpang dari berbagai wilayah ke wilayah lain setiap harinya.

"Sekarang Transjakarta membawa penumpang dari Bekasi, dari Depok, dari Tangerang bisa, dan itu juga yang nanti akan terjadi. Lewat pembangunan infrastruktur transportasi itu, dibangunnya bukan hanya di wilayah Jakarta tapi karena ini satu kesatuan maka pemberian subsidi nya kepada seluruh. Nanti insya Allah kita akan kerjakan cepat," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini