"Jalan ramai ini, mayat baru itu, dia hanya membuang mayat menghilangkan jejak di sini. Jadi kayanya mah abis dibunuh dibuang di sini kali. Mungkin dia buang ke danau kali ya, tapi enggak sampai," ujarnya.
Pelaku sempat bersandiwara
Pelaku pembunuhan perempuan di Legok, Tangerang, sempat berlagak kehilangan kekasih dan bersedih hati.
Bahkan pelaku ikut mendampingi keluarga korban saat bikin laporan ke kantor polisi.
Menurut Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho, Jaka Ria ikut datang ke Polsek Legok bersama keluarga korban dan berpura-pura kehilangan.
"Jadi dia (pelaku) ikut sama keluarganya, bilang sedih karena itu tunangannya," ujar Alexander di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Senin (24/6/2019).
Ketika diusut penyidik, Jaka Ria ternyata menyembunyikan perbuatan yang dilakukan terhadap FSL pada Jumat, 21 Juli 2019.
Pelaku melontarkan alibinya bahwa pada hari itu tidak bersama korban.
Pria yang berstatus sebagai pelajar itu mengaku saat terjadi peristiwa pembunuhan sedang memancing di sekitar rumahnya.
Namun, perkataan pelaku itu tidak sesuai dengan bukti yang ditemukan di tubuh pelaku.
"Di kedua tangan pelaku ada luka cakaran, dia ngakunya luka saat memancing. Pas penyidik periksa ke tempat pancingnya, ternyata tempat itu sedang tidak dapat digunakan memancing," kata Alexander.
Daging pelaku di kuku korban
Sebetulnya kecurigaan penyidik terhadap Jaka sudah ada sejak mendapat fakta bila orang terakhir yang ditemui korban adalah tunangannya.
Pembuktian yang membuat Jaka tak bisa mengelak adalah luka cakar di tangannya.