News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Siswa di Bantul Tusuk Guru Karena Cinta Ditolak, Bukan Urusan Mendikbud

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolsek Srandakan, Kompol B Muryanto, menunjukkan TKP kasus penusukan yang masih terdapat berkas darah di rumah korban, di Srandakan, Bantul, Kamis (21/11/2019) - Ilustrasi kekerasan fisik yang dilakukan seorang pria pada wanita.

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus pelajar SMA CB (16) yang melakukan aksi nekat telah menyeruak ke telinga publik. CB diketahui menusuk gurunya sendiri, WP (32), karena urusan asmara.

Mendengar kabar tentang aksi CB, anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mulanya mengecam aksi nekat sang pelajar.

Menurutnya aksi CB tersebut sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang pelajar terutama karena telah melakukan tindak pidana lantaran cintanya ditolak.

Baca: Akui Cinta, Siswa SMK di Kulon Progo Yogyakarta Nekat Tusuk Gurunya yang Bersuami, Ini Kronologinya

Kemudian, bagi Andreas, kejadian guru ditusuk muridnya ini bukanlah urusan Mendikbud Nadiem Makarim karena aksi CB tersebut merupakan urusan pihak kepolisian.

"Ini kriminal, pidana. Itu urusannya dengan pihak kepolisian. Terlalu jauh kalau Mendikbud (Nadiem) harus menangani kasus-kasus seperti Ini," ujar Andreas Hugo Pareira saat dihubungi wartawan tribunnews.com, Jumat (22/11/2019).

Baca: Pengakuan Siswa SMA Nekat Tusuk Guru di Bantul

Sebelumnya diberitakan seorang siswa di Bantul tega menusuk gurunya gara-gara cinta ditolak.

Diketahui, pelaku CB melakukan aksinya dengan menyelinap ke kamar gurunya, WP, untuk melancarkan aksi nekatnya.

Rasa cinta sang pelaku nampaknya membuatnya menjadi buta arah hingga nekat menusuk gurunya sendiri.

Akibat kejadian ini, WP, sang guru, mengalami luka parah di bagian perutnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini