News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir di Jakarta

BNPB: Korban Tewas Bencana Banjir Mayoritasnya Terseret Arus

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BNPB

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Sabtu (4/1/2020) korban dalam bencana bencana banjir dan longsor di Jabodetabek mencapai 54 orang.

Dari seluruh korban tersebut, 1 orang masih dinyatakan hilang.

"Jadi saya update kondisi jumlah penanganan dan semua jumlah korban. Dari jumlah korban untuk hari ini totalnya ada 54 orang. 53 yang meninggal dan 1 yang hilang yang ada di Lebak," kata Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo di Gedung BNPB, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020).

Baca: Tata Cara Ganti Dokumen Hilang dan Rusak Akibat Banjir lewat Program Dukcapil PEDULI

Ia menyatakan total korban meninggal bukan hanya dari Wilayah Jabodetabek. Namun, jumlah itu gabungan dari bencana banjir dan longsor yang menimpa di Lebak, Banten.

"Ini gabungan antara Jabodetabek dan Banten Lebak. jadi di Lebak ada 9 orang yang meninggal dan 1 hilang. Jadi total ada 53 yang meninggal dan 1 yang hilang" ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, mayoritas korban meninggal paling banyak berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Totalnya, mencapai 16 orang.

Baca: Diganti Dokumen Kependudukan Warga yang Rusak atau Hilang Akibat Banjir

"Kalau dari sisi paling banyak korbannya itu ada di Kabupaten Bogor itu ada 16 orang. Karena di sana ada banjir dan juga longsor sehingga kombinasi dua-duanya itu korbannya lebih banyak," tuturnya.

Dari sisi usia, BNPB juga melaporkan korban meninggal bervariasi. Mulai dari umur 8 tahun hingga 82 tahun.

"Mayoritas yang meninggal sekitar 20 orang itu karena terseret arus banjir. Jadi tenggelam. Jadi kemungkinan karena genangannya tinggi dan arus nya kencang sehingga tidak bisa menyelamatkan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini