"Asuransi kesehatan masih terus berjalan, perawatan kesehatan kan ditanggung perusahaan semuanya," jelas Kamaluddin.
Lebih lanjut, menyusul kebijakan pemerintah pusat maupun daerah soal berkegiatan di rumah, seperti penutupan tempat wisata, hiburan, hingga peniadaan belajar mengajar di sekolah membuat penumpang harian MRT Jakarta menurun hingga 95 persen. Saat ini rerata hanya ada 4 - 5 ribu penumpang per harinya.
"Sekitar 4-5 ribu, tinggal 5 persen, turunnya sekitar 95 persenan," pungkasnya.
Baca tanpa iklan