News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Hasil Rapid Test di Masjid Jami Kebon Jeruk, Beberapa Jemaah Positif Virus Corona

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Spanduk yang menyatakan bahwa masjid sedang dalam isolasi kesehatan dipasang di pagar Masjid Jami Kebon Jeruk, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu (28/3/2020). Sebanyak 183 orang, 78 di antaranya WNA diisolasi di dalam masjid setelah diketahui ada 3 orang yang positif terpapar virus corona (Covid-19) usai dilakukan rapid test Covid-19, Kamis (26/3) lalu. Para jemaah itu dinyatakan berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Warta Kota/Alex Suban

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk, Tamansari, Jakarta Barat telah menjalani rapid test atau pemeriksaan cepat terkait virus corona. 

Penyelenggaranya adalah Pemerintah Kota Jakarta Barat.

Baca: Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan 4 PNS Lainnya Positif Virus Corona, Kini Sedang Diisolasi

Dari hasil pemeriksaan cepat itu, beberapa jemaah kembali teridentifikasi positif virus corona atau Covid-19. 

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengatakan rapid test kedua di Masjid Jami' itu diselenggarakan Kamis (2/4/2020). 

 

"Di situ kembali ada beberapa jemaah terdeteksi positif Covid-19. Namun saya tidak ingat berapa jumlahnya," kata Rustam ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (3/4/2020). 

Pasien positif Covid-19 itu pun telah dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat untuk menjalankan karantina. 

Bukan hanya jemaah positif Covid-19, sebanyak 31 jemaah Masjid Jami' Kebon Jeruk juga dievakuasi ke Wisma Atlet Kemayoran Jumat (3/4/2020). 

"Kami siapkan dua bus. Jumat siang ini usai salat dzuhur ke-31 jemaah kami antarkan ke Wisma Atlet untuk dikarantina," ujar Rustam. 

Rustam memastikan ketika evakuasi para jemaah itu juga tetap steril. Hal itu lantaran satu bus hanya diisi oleh 15 penumpang dan antarjemaah diberi jarak satu meter. 

Ketika evakuasi, jemaah juga didampingi oleh pengawas di tim medis. 

Disinggung soal kapan seluruh jemaah masjid Jami' Kebon Jeruk dievakuasi, Rustam mengatakan hal itu akan dilakukan bertahap. 

"Sampai saat ini kami masih terus membujuk seluruh jemaah agar mau dievakuasi," ujarnya.

Sehingga total ada 70 jemaah yang sudah dievakuasi. 

Diketahui sebelumnya  ratusan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk yang berasal dari mancanegara dan dalam negeri kini berstatus ODP. 

Status itu mereka sandang usai menjalankan rapid test Covid-19 Kamis (26/3/2020). Dari test itu ditemukan tiga WNI (warga negara Indonesia) suspect Covid-19. 

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini