Atau pelanggan dari kita sendiri, yang kadang-kadang datang, itu juga saya kasih. Orang-orang yang kerjanya di sekitar pasar, atau yang ekonominya kurang kemarin saya kasih makan gratis.
Baca: Jokowi Diminta Segera Pecat Stafsus Milenial Andi Taufan yang Diduga Salah Gunakan Jabatan
Berapa banyak makanan yang kemarin dibagikan Warteg Dewi 46?
Dari pihak ACT sebenarnya membagikan seratus porsi. Tapi saya kasih lebih. Mungkin puluhan, karena ada yang minta untuk saudaranya, atau mungkin warga sekitar yang saya beri, yang saya tahu jelas kondisinya. Kan saya sudah lama juga di sini, jadi saya tahu betul siapa saja warga sini yang membutuhkan.
Biaya operasional saat Aksi bagi Makanan Gratis dari mana?
Dari ACT dan Tribunnews. Intinya saya diberi amanah, kemudian ditransfer sejumlah uang untuk membuat makanan yang kemudian dibagikan gratis. Kalau mereka belum transfer ataupun belum memberikan dananya, saya nanti dulu. "Jangan dulu lakukan aksi pak." Seperti itu.
Mengapa tetap buka sekalipun tidak sedang melakukan aksi bagi makanan gratis?
Karena kebutuhan juga, saya juga tetap berusaha. Banyak warung yang tutup di sekitar sini, makanya saya masih buka.
Baca: Jadwal Imsakiyah Ramadan 2020 untuk Wilayah Semarang, Lengkap dengan Jadwal Salat 5 Waktu
Di sekitar sini, banyak kantor yang tutup memang. Tapi karena di sini banyak kantor, meski kantor libur, tetap ada petugas yang piket atau masuk. Untuk pemasukan jadinya masih ada.
Saya, biasanya mengerahkan tenaga kerja itu 4 sampai 5 orang. Tapi di tengah Covid-19 ini saya hanya mengerahkan 2 pekerja. Itu pun tetangga saya semua. Yang lainnya sudah saya rumahkan, untuk meminimalisir pengeluaran juga. Intinya seperti itu.
Baca: Total 2.349 Kasus Positif di Jakarta, Fatality Rate Naik Jadi 10 Persen
Penghasilan saat ini dibandingkan dengan hari biasanya?
Kalau di hari biasa alhamdulillah sebenarnya. Saya juga tidak pernah menghitung ya, tapi sekitar ratusan pengunjung. Sering bolak-balik ke sini, kadang antrean panjang sekali. Kalau sekarang 'boro-boro' tapi tetap harus disyukuri.
Yang penting usaha masih bisa berjalan, masih bisa mendapatkan buat keluarga masih ada. Wajib bersyukur. Rejeki, Allah yang mengatur. Jadi, berapapun dikasih,alhamdulillah saya tetap menerima.
Baca: Update Covid-19 di DKI Jakarta: Total 2.335 Positif Corona, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak
Pemasukan memang sangat berkurang, jauh lah. Saya ikhlas menerimanya. Sabar menunggu pandemi ini selesai.
Harapan pribadi Anda soal penanganan Covid-19 oleh pemerintah?
Harapan saya sih semoga bisa cepat diselesaikan. Jadi tidak mengulur waktu, panjang lagi.Intinya, semoga cepat diatasi, khususnya jelang bulan Ramadan.
Supaya ibadah saya bisa berjalan dengan aman dan tenang, serta silaturahmi dengan keluarga saat ramadhan nanti.
Baca tanpa iklan