News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kebakaran di Lapas Tangerang

Kalapas Bantah Isu Bentrokan Sebelum Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Victor Teguh Prihartono

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Victor Teguh Prihartono, angkat bicara soal dugaan penyebab kebakaran yang menewaskan 44 orang.

Victor membantah dugaan seperti adanya bentrokan di dalam lapas hingga pelanggaran protap sebelum terjadi kebakaran.

Ia meminta agar semua pihak menunggu hasil penyelidikan polisi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Jangan ada spekulasi, hal ini tidak ada dugaan karena saya ada di lapangan. Kejadian ini kita tunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian, jangan ada dugaan yang tidak mendasar," kata Victor di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (9/9/2021).

Jumlah korban kebakaran meninggal Lapas Kelas I Tangerang totalnya 41 orang, luka ringan 31 orang, Rabu (8/9/2021). (Istimewa via TribunTangerang.com)

Victor memastikan, kondisi lapas sebelum terjadinya kebakaran sangat kondusif.

Untuk itu, ia berharap akan ada titik terang soal temuan penyebab terjadinya kebakaran.

"Karena saya ada di lapangan dan saya bertugas di sini saat kejadian. Saya pikir itu ini musibah, kapan saja bisa terjadi. Sama-sama kita tunggu perkembangannya dari kepolisian," jelasnya.

Baca juga: Tim DVI RS Polri Identifikasi Setelah Terima 41 Kantong Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Dalam penyelidikan yang dilakukan tim Inafis dan Puslabfor Polri, Victor menambahkan bahwa pihak kepolisian telah membawa sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Barang bukti itu nantinya akan diteliti di Laboratorium Forensik untuk mencari tahu penyebab dari kebakaran tersebut.

"Sudah ada yang dibawa oleh tim Labfor seperti kabel-kabel dan beberapa barang bukti lainnya yang ditemukan di lokasi. Kemungkinan kabel itu digunakan oleh napi yang membuat instalasi sendiri dengan mencuri aliran listrik yang dipakai untuk pemanas air, tapi itu masih dugaan," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini