News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Formula E

Cukup Mengetahui, Sahroni Sebut Presiden Jokowi Tak Perlu Dilibatkan Soal Gelaran Formula E

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jakarta akan menjadi tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E pada 2020

Ogah pusing soal isu politik

Situasi politik kembali hangat setelah penunjukan Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni sebagai ketua penyelenggara Formula E oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Keputusan Anies ini dinilai sangat bermuatan politik.

Menanggapi hal tersebut Sahroni tidak mau ambil pusing.

Ketua Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni mengatakan dampak ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat pada gelaran ajang balap mobil listrik ini bermacam - macam. (screenshot)

"Kalau alasannya hanya politik, masih banyak politisi lain yang lebih berpengaruh dari saya. Saya pun jelas menolak posisi ini kalau alasannya untuk politik semata," kata Sahroni dalam keterangannya, Kamis (2/12/2021).

Di kesempatan sebelumnya memang Anies Baswedan memaparkan mengapa dirinya menunjuk Sahroni.

Selain merupakan Sekjen IMI, Sahroni juga dinilai paham mengenai seluk beluk event balap internasional dan juga merupakan presiden mobil listrik Indonesia.

Baca juga: PSI Sarankan Surya Paloh Minta Ahmad Sahroni Mundur Sebagai Ketua Pelaksana Formula E

Selain itu juga Sahroni adalah putra asli daerah dan legislator dari DKI Jakarta.

"Saya tidak mau terjebak dengan dinamika politik yang ada. Kalaupun ada keterlibatan orang-orang politik, saya akan pastikan mereka punya kapabilitas yang mumpuni dan visi yang sama, memajukan Indonesia dan keselamatan lingkungan serta energi terbarukan," ucapnya.

Lebih lanjut Sahroni menyatakan bahwa Formula E sejatinya bukan hanya tontonan, hiburan, atau event.

Namun merupakan sebuah upaya untuk mensosialisasikan mobil listrik, yang sampai sekarang masih diragukan reliabilitasnya.

"Di Formula E terbukti mobil listrik bisa melaju kencang, namun efisien dan ramah lingkungan. Dengan ini akan banyak yang melirik mobil listrik. Sehingga banyak hal positif yang bisa didapat. Polusi kota yang berkurang, ekosistem mobil listrik yang makin lengkap dan nyaman, sampai pertumbuhan industri baterai dalam negeri yang dicita-citakan presiden Jokowi bisa tercapai," pungkasnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini