News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BMKG Prediksi Kenaikan Tertinggi Air Laut Jakarta, Ini Antisipasi Pemprov DKI

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah warga Tambak Lorok, Semarang Utara sedang membuat tanggul laut yang rusak akibat di terjangan gelombang air laut beberapa waktu lalu. Salah satu fungsi pembagunan tanggul laut antara lain untuk melindungi daratan pantai rendah terhadap genangan air pasang, gelombang dan badai, Senin (15/03/21). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi gelombang tinggi dan banjir rob di beberapa wilayah.

Kenaikan air laut tertinggi juga diprediksi terjadi di pesisir utara Jakarta.

Menyikapi prediksi BMKG, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi untuk selalu waspada, serta memastikan menerima informasi cepat dari setiap saluran terpercaya.

"Untuk itu yang pertama kami minta pada seluruh warga berhati - hati dan waspada selalu pastikan mendapati informasi yang akurat, cepat dari saluran yang ada. Jangan sampai ada berita - berita hoaks yang akan menambah masalah baru," kata Riza kepada wartawan, Jumat (10/12/2021).

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Jumat 10 Desember 2021: Waspada 30 Wilayah Diguyur Hujan Lebat

Di sisi lain, Pemprov DKI kata Riza juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung.

Seperti penyediaan tempat pengungsian, penyiapan logistik makanan dan kebutuhan lainnya.

"Para jajaran aparat sudah kita minta untuk selalu menyiapkan berbagai sarana prasarana dukungan dan fasilitas termasuk tempat pengungsian yang sudah disiapkan, logistik yang sudah disiapkan, semuanya bergegas ya," ujarnya.

Dari sisi program penanganan banjir dan genangan, Riza mengaku menyadari setiap akhir dan awal tahun DKI dilanda intensitas hujan yang sebabkan genangan.

Termasuk rob di pesisir utara Jakarta.

Untuk itu Pemprov DKI masih terus melaksanakan program penanganan banjir, mulai dari pengerukan sungai atau waduk, program gerebek lumpur, pembersihan tali - tali air, hingga pembuatan sumur resapan.

"Jakarta ini setiap akhir tahun, awal tahun ada intensitas hujan yang makin tinggi yang berpotensi menyebabkan genangan. Untuk itu semua program telah kita laksanakan dan terus akan kita laksanakan," pungkas dia.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini