News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2022

Banyak Bahan Pangan di Pasar Anyar Tangerang Mengandung Zat Berbahaya, Formalin hingga Pestisida

Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi. Petugas gabungan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan sidak makanan dan minuman

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Banyak bahan pangan di Pasar Anyar Tangerang yang ternyata mengandung zat berbahaya di tengah bulan suci Ramadan 1443 H.

Temuan ini didapatkan Pemerintah Kota Tangerang saat melakukan uji sampel 230 pahan pangan di Pasar Anyar, Jumat (1/3/2022).

Sebanyak 230 bahan pangan yang diuji di antaranya bakso, ikan, usus ayam, tahu putih, cincau hitam, jeruk medan, kemangi hingga kerupuk pasir dan lainnya.

Baca juga: Ulah Remaja di Hari Pertama Puasa, Tawuran Sarung hingga Ganjal Rel KA dengan Batu, Paku dan Besi

Baca juga: Terbitkan DPO, Polisi Terus Buru Sales Dealer Mobil yang Tipu Konsumennya hingga Puluhan Juta

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Abduh Surahman mengungkapkan, pemeriksaan dan pengawasan keamanan pangan ini ditujukan untuk menghindari penggunaan zat berbahaya.

Seperti formalin, pewarna tekstil, residu pestisida hingga kadaluarsa yang terdapat pada makanan yang dijajakan para pedagang.

"Dari 230 sampel yang diuji, ada 10 bahan pangan yang ditemukan mengandung zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan," ujar Abduh, Minggu (3/4/2022).

"Seperti, ikan teri, usus ayam dan tahu putih. Dengan hasil ini, diimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan pintar dalam berbelanja kebutuhan dapur untuk keluarga," jelasnya lagi.

Baca juga: Kronologi 2 Warga Polman Dibacok Usai Makan Sahur Gara-gara Suara Knalpot Bising

Baca juga: Polri Tegaskan Jozeph Paul Zhang Masih Tersangka, Terus Diburu di Luar Negeri

Baca juga: Polisi Imbau Saifuddin Ibrahim Pulang ke Indonesia Penuhi Pemeriksaan Kasus Penistaan Agama

Sementara itu, Dirut PD Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati menyatakan para pedagang yang kedapatan menjual pangan berbahaya ini, akan diberikan pembinaan.

Juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Tentu saja, ini harus dipatuhi dan disadari semua pihak. Bagaimana kita akan kembali melakukan pengawasan yang lebih berkala, dan pedagang lebih jujur dalam berdagang. Sehingga tidak ada kerugian jangka panjang dalam kesehatan para konsumen," harap Titien.

Sebagai informasi, uji sampel bahan pangan juga melibatkan Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Dinkes Kota Tangerang, Badan POM Serang, Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Balai Karantina Ikan Bandara Soekarno Hatta (KKP RI), Polres Metro Tangerang serta Satpol PP.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Waspada! Banyak Bahan Pangan di Kota Tangerang Dicampur Zat Berbahaya saat Ramadan,

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini