TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Seorang perempuan muda ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Kampung Kamurang RT 01/01 Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Senin (12/2/2024).
Wanita berinisial EYP (25) itu diduga tewas di tangan kekasihnya.
Dia diketahui tinggal bersama kekasihnya sejak tiga bulan lalu tepatnya November 2023.
Keterangan itu didapat dari pemilik kontrakan.
Diketahui, tubuh korban terdapat bekas cekikan di leher sehingga diduga kuat wanita tersebut menjadi korban pembunuhan.
Jasad korban telah di bawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan autopsi.
Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Gurnald Patiran mengaku belum bisa memastikan penyebab tewasnya wanita muda tersebut.
Sedangkan pelaku diduga merupakan pacar korban dan sudah diamankan masih dalam pemeriksaan.
"Kemudian untuk tersangka sudah kita amankan sedang dalam pemeriksaan untuk kita dalami motif-motif tersangka melakukan pembunuhan ini," katanya.
Baca juga: Terungkap Curhatan Istri yang Tewas Diracun Suami di Malang: Istri Dianggurin Dianggap Pembantu
Pemilik Kontrakan mengungkapkan korban juga kerap tinggal bersama pacarnya di rumah kontrakan tersebut.
Namun hasil keterangan statusnya masih pacaran atau belum ada hubungan suami-istri.
Sementara identitas korban berdasarkan KTP dari Cempaka Putih, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Untuk pekerjaan juga belum dapat dikonfirmasi dan masih pemeriksaan.
"Tapi kami masih dalami kalau dari dari KTP di Kemayoran cuma kita masih dalami lagi," kata Gurnald.
"Sementara masih kita dalami kasus 338 atau pembunuhan. Mungkin yang terlihat secara fisik bekas cekikan di leher cuma kami belum bisa menyimpulkan sampai ada hasil autopsi," sambungnya.
Kronologi Kejadian
Kompol Gurnald Patiran menjelaskan awalnya pihaknya mendapatkan laporan terkait adanya penemuan mayat di kontrakan Kampung Kamurang RT 01 RW 01 Desa Cikedokan Kecamatan Cikarang Barat.
Setelah itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Diduga korban tewas sekira pukul 02.00 WIB subuh.
Artinya korban meninggal belum 24 jam.
Informasi penemuan korban tewas itu sekira pukul 07.00 WIB pagi ketika ada laporan.
Dia menerangkan hasil pemeriksaan secara fisik atau kasat mata ditemukan luka cekikan di leher.
Namun pihaknya belum dapat menyimpulkan karena menunggu hasil autopsi jasad di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Mungkin yang terlihat secara fisik bekas cekikan di leher cuma kami belum bisa menyimpulkan sampai ada hasil autopsi," jelasnya.
Meski demikian, kata Gurnald, diduga kuat ini merupakan kasus pembunuhan. Dengan terduga pelaku pacar korban dan telah diamankan kepolisian.
Sementara itu Istri dari ketua RT setempat, Ayu, tak mengetahui kejadian tersebut.
Dirinya justru mendapatkan kabar dari kepolisian setempat jika ada jasad korban ditemukan dalam kontrakan.
"Ada laporan dari polisi desa, datang ke sini, kan aku memang RT nih. Dia bilang ada laporan dari Polsek Cempaka Putih, ada pelaku mencekik pacarnya di dalam kontrakan," ucap Ayu.
Adapun posisi korban di atas kasur, badan lurus tangannya juga di atas tubuhnya.
Serta tidak ada bercak darah di lokasi kejadian.
Informasi yang ia dapat, terduga pelaku sudah menyerahkan diri ke pihak berwajib.