Tugu Monas memiliki makna mendalam sebagai simbol perlawanan dan semangat kemerdekaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Monumen ini bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga sebuah karya yang membawa pesan patriotisme yang terus menginspirasi rakyat Indonesia.
Ide awal pendirian Monumen Nasional berasal dari seorang warga biasa Jakarta, Sarwoko Martokoesoemo. Setelah Jakarta kembali menjadi ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 1950, ide untuk mendirikan monumen nasional yang setara dengan Menara Eiffel pun mengemuka.
Monas bertujuan untuk mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia selama masa revolusi kemerdekaan 1945.
Baca tanpa iklan