News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teror Paket Kepala Babi Lagi! Kali Ini Korbannya Konten Kreator di Bogor

Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TEROR KEPALA BABI - Teror kepala babi di Kota Bogor, paketnya dikirim ke rumah seorang konten kreator media sosial instagram dengan akun @walikonten. Kantor Tempo mendapat teror dua paket dari orang tak dikenal. Paket pertama berisi kepala babi dikirim pada Rabu (19/3/2025), untuk jurnalis Tempo bernama Francisca Christy Rosana alias Cica. Sehari setelahnya, Kamis (20/3/2025), Cica baru menerima paket itu. Paket kedua berisi enam bangkai tikus dengan kepala terpenggal, diterima Tempo pada Sabtu (22/3/2025) pagi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Teror paket kepala babi terjadi lagi.

Kali ini korbannya seorang konten kreator media sosial instagram dengan akun @walikonten 

Belakangan akun @walikonten aktif mengunggah konten tentang aksi demonstrasi dan tuntutan rakyat, sehingga banyak yang menduga teror ini berkaitan dengan aktivitasnya di media sosial.

Kasus teror ini mengingatkan publik pada insiden serupa yang menimpa seorang jurnalis Tempo, yang juga menerima paket kepala babi beberapa bulan silam.

Kejadian ini terjadi pada hari Jumat (5/9/2025) sore. Kepala babi itu dibungkus menyerupai paket.

Awal mulanya pemilik akun @walikonten mendapatkan kabar dari rekannya bahwa ada paket untuknya. Paket itu disimpan di depan pagar rumahnya.

Baca juga: Perjalanan Hasan Nasbi dari Tim Jokowi ke Prabowo Hingga Kontroversi Kepala Babi

Namun, anehnya, paket itu hanya ada nama penerima, alamat, serta nama pengirim.

Nama pengirim paket itu dihubungi olehnya. Namun, nama yang tertera dalam paket itu mengatakan bahwa tidak mengirimpan paket.

Ia pun curiga dan akhirnya membuka paket tersebut. 

Saat dibuka, ternyata isi paket itu adalah kepala babi.

 

Kata Polisi

Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi Nugroho mengatakan, belum menerima laporan resmi dari pemilik akun.

“Laporan resminya belum ada ke kantor,” kata Kompol Aji saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Sabtu (6/9/2025).

Meski begitu, pihaknya berusaha mengusut kejadian ini.

“Kita lidik terkait asal pengirimnya,” tandasnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini