News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Stok BBM SPBU Swasta

Imbas Stok Bensin Kosong, 2 Petugas SPBU Shell di Jalan Raya Parung Kena PHK, 5 Lainnya Dirumahkan

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SPBU SHELL - Kondisi stok BBM jenis bensin di SPBU Jalan Raya Parung-1, Minggu (21/9/2025), sudah kosong sejak satu minggu yang lalu. Imbasnya, dua petugas di SPBU tersebut mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Rizky berharap kondisi tersebut segera berakhir dan stok bensin di Shell tersebut kembali terisi.

 

SPBU SHELL - Kondisi stok BBM jenis bensin di SPBU Jalan Raya Parung-1, Minggu (21/9/2025), sudah kosong sejak satu minggu yang lalu. Imbasnya, dua petugas di SPBU tersebut mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

 

Istana cari Solusi

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah sedang berkoordinasi lintas kementerian untuk mengantisipasi dampak kebijakan kuota impor BBM terhadap SPBU swasta. 

Salah satu kekhawatiran utama adalah potensi PHK massal akibat kelangkaan pasokan.

"Presiden sudah memberikan arahan agar kebijakan ini tidak merugikan para pekerja. Kami sedang mencari solusi dan berkoordinasi dengan kementerian terkait agar dampaknya bisa diminimalkan," ujar Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Meski belum merinci skema mitigasi yang disiapkan, Prasetyo menegaskan bahwa perlindungan terhadap tenaga kerja menjadi prioritas utama.

"Sekali lagi, kita koordinasi untuk mengantisipasi dampak itu," tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pemerintah telah memberikan kuota impor BBM sebesar 110 persen kepada SPBU swasta untuk tahun 2025, dibandingkan dengan kuota tahun sebelumnya.

"SPBU swasta sudah diberikan kuota impor 110 persen dibandingkan 2024. Jadi tidak benar kalau dikatakan pemerintah tidak memberikan kuota," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Senin (15/9/2025).

Ia mencontohkan, jika sebuah perusahaan mendapat kuota 1 juta kiloliter pada 2024, maka tahun ini kuotanya menjadi 1,1 juta kiloliter.

Jika pasokan masih kurang, Bahlil menyarankan SPBU swasta untuk berkolaborasi dengan Pertamina. 

Menurutnya, distribusi BBM menyangkut hajat hidup orang banyak dan harus tetap berada dalam kendali negara.

"Kalau masih ada kekurangan, kita minta mereka kerja sama dengan Pertamina. Karena ini menyangkut kepentingan publik," ujarnya.

Menanggapi isu PHK di salah satu perusahaan SPBU swasta, yakni Shell, Bahlil menyarankan agar perusahaan tersebut segera menjalin kerja sama dengan Pertamina.

"Saya sudah pimpin rapatnya, Wamen juga sudah turun tangan. Tim sudah dibentuk, dan saya akan cek perkembangan terakhir," ujarnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini