News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cegah Abrasi dan Banjir Rob, Mangrove Ditanam Masif di Wilayah Pesisir Utara Jawa

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penanaman mangrove di Angke Kapuk, Jakarta, jadi simbol kolaborasi menjaga pesisir dari abrasi dan rob.

TRIBUNNEWS.COM - Upaya penanaman mangrove di wilayah pesisir utara Jawa semakin gencar dilakukan untuk mencegah abrasi dan banjir rob.

Mangrove penting karena akarnya mampu menahan tanah dan pasir sehingga mencegah abrasi di pesisir.

Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pemukiman dari gelombang laut dan banjir rob.

Wilayah pesisir perlu ditanam mangrove karena mangrove berfungsi melindungi pantai dari abrasi, meredam gelombang, menjaga ekosistem laut, serta mendukung kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pesisir.

Manfaat Mangrove 

Mangrove adalah tanaman dikotil yang tumbuh di habitat air payau dan laut, banyak ditemukan di muara dan pesisir.

Tanaman ini tidak termasuk jenis yang dilindungi sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kosmetik, farmasi, hingga tekstil.

Hutan mangrove memiliki peran vital bagi lingkungan dan manusia:

Ekologi: mencegah erosi pantai, meredam ombak, menjaga kualitas air dan udara, serta menjadi habitat ikan, udang, dan kepiting.

Ekonomi: sumber kayu bakar, bahan bangunan, kerajinan, pakan ternak, hingga pendapatan nelayan.

Sosial: mendukung pariwisata, penelitian ilmiah, dan menjaga iklim serta cuaca.

Kesehatan: bagian tanaman mangrove dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk diare, kusta, demam, sakit gigi, diabetes, sakit ginjal, hingga kaki gajah.

Dengan manfaat yang luas, penanaman mangrove menjadi strategi penting untuk menjaga pesisir, mendukung ekonomi masyarakat, sekaligus melestarikan ekosistem laut dan darat.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menunjukkan kerapatan vegetasi mangrove di zona Angke Kapuk menurun hingga 30 persen sejak 2015.

Penurunan ini dipicu oleh reklamasi, pencemaran, dan tekanan aktivitas manusia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan rehabilitasi pesisir melalui penanaman mangrove sepanjang satu kilometer setiap tahun.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini