News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

21 Kantong Jenazah Sudah Diterima RS Polri, Karumkit: Keluarga Kehilangan Bisa Datang ke Gedung DVI

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEBAKARAN GEDUNG - Karumkit RS Bhayangkara Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono menyampaikan pihaknya telah menerima 21 kantong jenazah dari lokasi kejadian kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Total kantong jenazah saat ini berada di ruang forensik RS Polri untuk proses identifikasi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono menyampaikan pihak Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri telah menerima 21 kantong jenazah dari lokasi kejadian kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kebakaran hebat itu terjadi di Gedung Perkantoran Terra Drone, Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Baca juga: 21 Kantong Jenazah Dikirim ke RS Polri Terkait Kebakaran di Gedung Perkantoran Terra Drone Jakpus

Brigjen Prima Heru menjelaskan bahwa pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat melapor ke Gedung DVI RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri.

“Keluarga yang merasa kehilangan bisa datang ke gedung DVI saat ini sudah ada beberapa keluarga yang datang ke posko antemortem,” ujarnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025).

Disaster Victim Identification (DVI) adalah metode internasional untuk mengidentifikasi korban bencana massal.

Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan dan identifikasi belum dilakukan karena masih menunggu permintaan resmi dari penyidik.

“Saat ini kita belum melakukan pemeriksaan karena belum ada permintaan dari penyidik. Kita menunggu surat dari penyidik untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi,” katanya.

Terkait kondisi 21 kantong jenazah yang diterima, Brigjen Prima mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah berisi jenazah utuh atau bagian tubuh.

“Belum kita periksa. SOP kami, biasanya harus ada suratnya dulu baru kita lakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Baca juga: Belasan Orang Tewas Akibat Kebakaran di Kantor Terra Drone Jakpus, Korban Dibawa ke RS Polri

Ia juga memastikan bahwa pihaknya belum dapat menginformasikan jenis kelamin para korban.

“Belum, belum, belum,” ujarnya saat ditanya lebih lanjut.

Diketahui, data dari command center Disgulkarmat Jakarta Pusat, api pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 12.43 WIB. 

Total 25 unit pemadam dan 89 personel dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.

Status kebakaran dinyatakan merah atau masih dalam tahap pemadaman. 

Hingga saat ini belum diketahui penyebab kebakaran maupun luas area yang terbakar.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini