News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Warung di Kalibata Dibakar OTK, Polisi Duga Ada Unsur Balas Dendam

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENGEROYOKAN DI KALIBATA - Aksi pembakaran sejumlah warung di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, merebak, Kamis (11/12/2025) malam, setelah dua mata elang atau debt collector di keroyok sejumlah orang di sana hingga salah satunya tewas. Polisi menduga kuat ada hubungan antara pengeroyokan yang menyebabkan seorang mata elang tewas dengan aksi pembakaran warung di depan TMP Kalibata

Ringkasan Berita:

  • Suasana di depan TMP Kalibata mencekam setelah sejumlah warung dibakar OTK, diduga sebagai balasan atas pengeroyokan dua debt collector (matel) yang menyebabkan satu tewas.
  • Polisi menyebut pembakaran dipicu rasa tidak terima, dan terjadi 6 titik api yang cepat dipadamkan.
  • Motif pengeroyokan masih diselidiki; kejadian berlangsung cepat dan meresahkan warga serta pedagang sekitar.

TRIBUNNEWS.COM - Suasana di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, mencekam pada Kamis (11/12/2025) malam.

Sejumlah warung yang berdiri di depan TMP Kalibata dibakar orang tidak dikenal (OTK).

Pihak kepolisian pun langsung turun tangan mengusut kasus pembakaran ini.

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur mengatakan, aksi pembakaran ini diduga terjadi setelah ada dua mata elang (Matel) atau debt collector yang dikeroyok sejumlah orang hingga salah satunya meninggal dunia.

Aksi pengeroyokan tersebut dilakukan oleh sejumlah orang di sekitaran warung-warung yang dibakar.

Menurutnya, ada unsur tak terima dalam aksi pembakaran ini.

"Karena ada korban dari teman-teman debt collector ini yang dikeroyok hingga meninggal, mungkin ada perasaan tidak terima, sehingga terjadi pembakaran," ujar Mansur, dikutip dari Wartakotalive.com.

Ia menceritakan, pada Kamis sore sekira pukul 15.30 WIB, ada dua matel yang dikeroyok di depan TMP Kalibata.

Salah satunya meninggal dunia, dan satu lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Tak lama setelah itu, datang aksi balasan dengan membakar warung di sekitar lokasi pengeroyokan.

Mansur menuturkan, insiden tersebut sudah merembet ke lingkungan warga sekitar yang tak tahu menahu kejadian.

Baca juga: Sesudah 2 Penagih Utang Tewas, Massa Bakar 9 Kios, 6 Motor, dan 1 Mobil di Kalibata Jaksel

"Imbasnya ke lingkungan sini yang tidak tahu menahu, karena kejadiannya di jalan dan menurut keterangan saksi hanya spontanitas, jadi resah," kata Mansur.

Pihaknya pun kini tengah mendalami kasus pengeroyokan ini.

Saat ditanya apakah pelaku pengeroyokan merupakan warga sekitar atau tidak, ia mengatakan masih belum mengetahuinya.

"Enggak tahu dari mana, masih dalam penyelidikan," sambungnya.

Mansur menambahkan, ada enam titik api dalam aksi pembakaran ini.

Beruntung, api bisa segera dipadamkan.

"Kalau lihat dari titik api kurang lebih ada 6 titik api, namun bisa kita padamkan, kebetulan semua pemilik masih ada di sekitar sini," kata Mansur.

Kata Pedagang Sekitar Lokasi

Api pada Kamis malam juga membakar kios Sate Taichan.

Mengutip Wartakotalive.com, Rian selaku pemilik warung Sate Taichan mengatakan bahwa pada saat hendak membuka kios, ia dikabari ada kerusuhan.

"Saya kurang paham ya (siapa yang melakukan), saya cuman dapat laporan ada rusuh gitu," ujar Rian.

Saat aksi pembakaran, ia hendak membuka kiosnya.

Namun, para karyawannya kabur setelah ada aksi pembakaran.

“Udah mau mulai buka, baru. Anak buah saya juga pada kabur, enggak tahu ke mana," tutur dia.

Kronologi Kejadian

Aksi pengeroyokan matel ini bermula dari kedua korban menghentikan seorang pengendara motor di depan TMP Kalibata.

Tiba-tiba, ada beberapa orang turun dari mobil yang berada di belakang motor tersebut.

Baca juga: Pemilik Warung Hanya Bisa Pasrah Warungnya Dibakar Massa yang Bentrok di Kalibata

Beberapa orang tersebut langsung memukuli matel dengan tangan kosong.

"Ini pengendara mobil di belakang, tiba-tiba mengeroyok gitu. Enggak tahu mungkin mau membantu atau bagaimana," ucap Mansur.

Dari aksi pengeroyokan tersebut satu orang matel meninggal dunia dan satunya alami luka-luka.

"Iya, matel dipukulin. Akhirnya dibawa ke pinggir. Sementara yang satu meninggal, yang satu masih hidup," kata dia.

Motif para pelaku pengeroyokan juga tengah dalam penyelidikan.

“Kejadiannya cepat sekali. Para pelaku langsung kabur,” ujar Kompol Mansur. 

Sejumlah saksi di lokasi juga menyebutkan bahwa kejadiannya begitu cepat.

"Sementara dalam penyelidikan. Menurut keterangan saksi yang ada di TKP, ya tidak mengetahui juga. Sementara begitu cepat kejadiannya," pungkas Mansur

Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Mata Elang Tewas Dikeroyok, Warung di Depan TMP Kalibata Hangus Dibakar, Ini Kata Polisi

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(Wartakotalive.com, Ramadhan L Q)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini