News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

6 Polisi Berpangkat Brigadir dan Bripda Keroyok Matel, Kompolnas Pastikan Diproses Pidana dan Etik

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

POLISI KEROYOK MATEL - Enam oknum polisi tersangka pengeroyokan 2 mata elang di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis (11/12/2025).

Ringkasan Berita:

  • Enam anggota polisi ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan dua debt collector di Kalibata.
  • Kompolnas menegaskan kasus ini akan diproses pidana dan kode etik sekaligus sebagai bentuk penegakan hukum tanpa pandang bulu.
  • Sementara itu, pedagang sekitar TMP Kalibata masih trauma dan kehilangan modal akibat kebakaran.

 

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak enam anggota polisi ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan mata elang atau debt collector di Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis (11/12/2025) lalu.

Pengeroyokan berawal ketika dua matel berinisial MET (41) dan NAT (32) menghentikan pengendara motor karena tunggakan cicilan.

Kedua matel dihampiri petugas kepolisian dan terjadi aksi pengeroyokan.

MET dan NAT meninggal akibat pengeroyokan sehingga muncul aksi massa membakar kios, tenda PKL, serta sepeda motor di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

Keenam anggota polisi yang ditetapkan sebagai tersangka seluruhnya masih Bintara dan berasal dari Satuan Pelayanan Markas Mabes Polri.

Para tersangka yakni Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AM.

Komisioner Kompolnas, Muhammad Choirul Anam, menyatakan para tersangka akan diproses pidana dan kode etik.

"Sehingga dalam konteks mekanisme seperti itu, kalau pertanyaannya apakah akan mendapatkan keadilan ataukah tidak, ya prosedur untuk menuju keadilan ini sudah berlangsung. Minimal penetapan tersangka," bebernya.

Dengan penetapan tersangka ini menegaskan penegakan hukum tak pandang bulu.

"Kalau penetapan tersangka itu kan jelas, peristiwanya dianggap peristiwa pidana dan yang diduga melakukan perbuatan pidana sudah statusnya menjadi tersangka," sambungnya.

Pihaknya mendukung penuh kasus ini diproses etik dan pidana secara bersamaan.

Baca juga: Kunci Motor Dicabut Paksa Jadi Pemicu 6 Polisi Keroyok 2 Matel di Kalibata Jaksel, Pelaku Tak Terima

"Kan sudah ada komitmen dari kepolisian bahwa dua mekanisme itu berjalan. Satu adalah KKEP (Komisi Kode Etik Polri), yang kedua adalah pidana. Bahkan pidana sudah penetapan tersangka," jelasnya.

Nasib Pedagang

Garis polisi dipasang di sekitar TMP Kalibata yang hangus terbakar.

Terlihat banyak barang dagangan berserakan serta serpihan kaca dan besi.

Petugas PPSU Kalibata dikerahkan untuk membersihkan lokasi kejadian.

Sehari pasca kebakaran, kondisi lalu lintas di depan TMP Kalibata sudah kondusif.

Para pedagang memilih tidak membuka lapak karena masih trauma serta sejumlah barang dagangan ikut terbakar.

Koordinator Pedagang Kalibata, Purwanto, menerangkan para pedagang kehabisan modal sehingga belum dapat berjualan.

Baca juga: Siapa Pelaku Pengeroyokan 2 Matel di Kalibata? Picu Kerusuhan, 9 Kios dan 7 Kendaraan Dibakar Massa

“Kami memang belum keluar dulu. Pertama, meski situasi sudah kondusif dan insyaallah aman, kami masih trauma," ungkapnya, dikutip dari TribunJakarta.com.

Kepolisian memberikan batuan modal ke para pedangang dan menjamin keamanan mereka setelah kericuhan di TMP Kalibata.

“Kami dijanjikan pengamanan saat berjualan lagi. Alhamdulillah juga diberikan bantuan. Seberapapun bantuannya, kami terima dan ucapkan terima kasih,” tukasnya.

Pihaknya melakukan pendataan ulang untuk menaksir jumlah kerugian setiap pedagang.

“Untuk aktivitas kembali, kami masih menunggu modal. Bantuan dari Kapolda Metro Jaya belum bisa kami bagikan karena harus transparan."

"Kami data ulang pemilik warung, nanti dilampirkan sebagai pertanggungjawaban agar sampai ke teman-teman semua,” tandasnya.

Sebagian artikel telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 6 Polisi Terjerat Kasus Pengeroyokan Debt Collector di Kalibata, Sanksi Pemecatan Mengintai

(Tribunnews.com/Mohay) (Tribunjakarta.com/Annas)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini