Selain ancaman siklon, BMKG juga memantau munculnya sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh dan perairan utara Kalimantan.
Fenomena ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang dari perairan barat Aceh menuju Samudra Hindia Barat Aceh, serta dari Laut Natuna hingga Kalimantan Barat.
Daerah pertemuan angin (konfluensi) juga terdeteksi di perairan barat Sumatera, Laut Jawa, hingga membentang dari utara Nusa Tenggara Timur menuju Laut Arafuru.
Kombinasi berbagai dinamika atmosfer ini secara signifikan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut.
Daftar Wilayah Berisiko Tinggi
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Sebanyak 10 wilayah masuk dalam daftar waspada, yaitu:
Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan
Prakiraan Cuaca Kota Besar
Berdasarkan pantaun satelit, hujan disertai petir diprediksi akan mengguyur sejumlah kota besar seperti Tanjung Pinang, Bengkulu, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, Denpasar, Kupang, dan Kendari.
Sementara itu, wilayah Semarang, Tanjung Selor, Makassar, Mamuju, Manado, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Untuk wilayah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, hingga Medan, cuaca diprediksi masih akan mengalami hujan ringan, sedangkan Banda Aceh diperkirakan tertutup awan tebal.
BMKG mengingatkan warga untuk terus memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui laman resmi bmkg.go.id atau kanal media sosial @infobmkg guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dinamis.
Sumber: Tribun Jakarta/Kompas.TV
Baca tanpa iklan