News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Natal dan Tahun Baru 2026

2 Juta Kendaraan Keluar Jakarta, Polisi Perkuat Pengamanan Arus Balik Nataru 1 & 4 Januari

Penulis: Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI TOL CIKAMPEK MACET - Arus lalu lintas di Tol Cikampek arah Jakarta dilaporkan mengalami kemacetan parah pada Minggu (8/6/2025) malam dan polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow KM 65 hingga KM 47.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Korlantas Polri mencatat sekitar 2 juta kendaraan atau 70 persen dari total pergerakan sudah meninggalkan Jakarta hingga Selasa (30/12/2025).

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan, arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diprediksi mulai 1 Januari 2026 dengan puncak lanjutan pada 4 Januari.

Lalu Lintas Terkendali

Agus menyebut situasi lalu lintas masih relatif terkendali di jalan tol, arteri, dan penyeberangan.

“Situasi arus lalu lintas cukup terkendali, baik di jalan tol, termonitor di arteri juga demikian, di tempat-tempat penyeberangan juga cukup kondusif,” ujarnya saat konferensi pers di Command Center Korlantas Polri, Tol Jakarta–Cikampek KM 29, Bekasi, Jawa Barat.

Strategi One Way

Dengan data 70 persen kendaraan sudah keluar, Korlantas menyiapkan rekayasa lalu lintas bertahap untuk mencegah kepadatan ekstrem.

Strategi meliputi contraflow, one way terbatas, hingga penggunaan fungsional Tol Japek Selatan bila diperlukan. 

“Ketika arus puncak mungkin tanggal 1 atau tanggal 4 itu bangkitan arusnya tinggi, kami mencoba untuk menggunakan Japek Selatan untuk fungsional,” kata Agus.

Ia menambahkan, indikator kepadatan akan menjadi acuan.

“Apabila ada parameter dari kilometer 414 itu sudah 3.600, kami akan coba juga nanti one way sepenggal,” jelasnya.

Baca juga: Sekolah di Sumatra Aktif 5 Januari 2026: Belajar Tanpa Seragam, Kurikulum Darurat

Pengamanan Tahun Baru

Selain arus balik, Korlantas juga menyiapkan pengamanan malam tahun baru di pusat keramaian.

Namun, fokus utama tetap pada rekayasa lalu lintas setelah perayaan. 

“Nanti akan kita lihat setelah perayaan tahun baru, kami memprediksikan arus balik pertama kemungkinan tanggal 1. Demikian juga, kami persiapkan pengamanan tambahan. Termasuk rencana arus balik kedua itu tanggal 4,” ucap Agus.

Imbauan Keselamatan

Agus mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda melaju kencang di jalan lengang.

“Semakin tidak terlalu banyak kendaraan itu over speed biasanya. Oleh sebab itu, utamakan keselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, kondisi sopirnya juga harus prima,” tegasnya.

Pemudik Kembali

Arus balik bukan hanya soal angka kendaraan, tapi juga jutaan pemudik yang kembali ke Jakarta.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini