Penyamarannya sebagai pramugari terbongkar saat penerbangan Palembang-Jakarta.
"Saat proses boarding, yang bersangkutan lolos karena memiliki boarding pass."
"Namun, ketika berada di dalam pesawat dan ditanya oleh crew aktif, jawabannya ngawur dan tidak sinkron dengan standar pramugari," jelasnya.
Seragam mirip pramugari Batik Air dikenakan sebelum tiba di Bandara Palembang.
Baca juga: Petugas BPTD di Sumsel Viral Diduga Pungli ke Relawan Bantuan Aceh: Ngaku Hanya Diberi Minuman
Nisa tak sempat ganti baju karena waktu tak cukup.
"Jadi kalau pengakuannya dia sebenarnya setelah sampai Bandara di Palembang itu dia mau ganti, namun karena waktunya mepet sehingga dia naik pakai seragam itu ke pesawat sampai ke bandara Soekarno-Hatta," sambungnya.
Melalui akun media sosialnya, KN mengucapkan permintaan maaf karena menjadi pramugari gadungan.
"Nama saya Khairunnisa, umur saya 23 tahun. Dengan ini saya menyatakan bahwa benar saya melakukan penerbangan Batik Air dengan rute Palembang ke Jakarta id 7058 tanggal 6 Januari 2026."
"Saya menggunakan atribut pramugari dan seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air," ungkapnya.
Sebagian artikel telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Permintaan Maaf Nisya Pramugari Gadungan Batik Air Asal Palembang ke Maskapai, Ngaku Salah
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunSumsel.com/Rizka) (Kompas.com/Intan)
Baca tanpa iklan