TRIBUNNEWS.COM, BEKASI- Akibat banjir, ratusan pemotor diizinkan masuk ruas Jalan Tol Cibitung-Cilincing menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Tarumajaya pada Senin (12/1/2026).
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Metro Bekasi, Kompol Sugiharto menjelaskan, awalnya ratusan motor berkumpul di area depan GT Tarumajaya.
Mereka tidak bisa melintas akses jalan Tarumajaya- Marunda Jakarta karena tergenang banjir. Ada pemotor memohon agar bisa masuk tol karena hendak bekerja ke Jakarta.
"Kami langsung komunikasi ke Korlantas dan pihak tol Jasa Marga. Dan akhirnya mengizinkan dan memberikan diskresi untuk buka akses motor melintasi tol," kata Sugiharto saat dikonfirmasi pada Senin (12/1/2026).
Baca juga: Perjuangan Ibu Terdakwa Demo Agustus Hadiri Sidang di Tipikor: Terobos Banjir hingga Bawa Bekal
Ia menegaskan, meski diizinkan kepolisian melakukan pengawalan menggunakan mobil PJR dari GT Tarumajaya menuju Exit Tol Semper Jakarta Utara.
Pemotor juga melintasi di bahu jalan dengan dua baris. Sehingga tidak mengganggu arus kendaraan di ruas tol.
"Jadi kami arahkan agar di bahu jalan dengan dua baris. Dan berjalan pelan mengingat angin kencang di tol, juga ada pengawalan petugas," imbuhnya.
Total ada 280 pemotor yang masuk ke ruas tol tersebut dengan dibagi tiga gelombang.
Gelombang pertama 200 pemotor, kedua 50 pemotor dan ketiga 30 pemotor.
"Itu selama jam 9 sampai 11 tadi, sekarang sudah tidak ada lagi. Karena tadi lagi pertimbangan mereka mau bekerja, akses jalan terputus karena banjir," katanya.
Ratusan pengendara motor terpaksa dialihkan masuk melintasi ruas Jalan Tol Cibitung Cilincing akibat akses jalan di wilayah Tarumajaya Kabupaten Bekasi terputus pada Senin (12/1/2026).
Ratusan pemotor itu dialihkan masuk jalan tol melalui Gerbang Tol Tarumajaya untuk menuju ke wilayah Jakarta Utara.
Terlihat personel Kepolisian memberikan imbauan kepada ratusan pemotor itu agar bisa tertib dan mengikuti arahan petugas yang mengawal saat melintasi jalan tol.
Baca juga: Update Banjir di Sejumlah Wilayah Jakarta, Rute Transjakarta-Jaklingko Terdampak
Personel polisi juga menegaskan, motor dilarang masuk tol. Hal ini dilakukan karena diskresi kepolisian mengingat para pemotor mau bekerja.
Kejadian Serupa di SUNTER
Polisi juga menerapkan diskresi dengan mengarahkan pengendara sepeda motor masuk ke Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono melalui Gerbang Tol Sunter.
Baca tanpa iklan