TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG- Andy Dahananto, warga Perumahan PWS Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten merupakan pilot Pesawat ATR 42-500 yang kecelakaan saat melakukan penerbangan rute Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026).
Andy telah lama tinggal di pemukiman itu bersama istri dan kedua anaknya.
"Kalau tinggal di Perumahan PWS sudah lama ya kayanya ada puluhan tahun lah, sama saya aja duluan pak Andy yang tinggal di sini," kata Ketua RT setempat, Fransiscus Nasir.
Fransiscus mengaku sangat kehilangan usai mengetahui Andy alami kecelakaan. Pasalnya Andy dikenal sebagai sosok yang sangat peduli dengan lingkungan masyarakat.
"Orangnya baik sekali pak Andy itu, kalau ada keluhan soal lingkungan sekitar rumahnya pasti langsung menghubungi saya," katanya.
Senada dengan Fransiscus, tetangga korban, Subandi Musbah mengatakan sangat mengenal baik sosok Andy Dahananto.
Menurut Subandi, Captain Andi merupakan orang yang sangat peduli dengan lingkungan dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.
"Pak Andy orangnya perhatian terhadap lingkungan, kebersihan betul-betul dijaga, kalau lampu jalan lingkungan mati, dia yang biayai perbaikannya," ujarnya.
Subandi menuturkan jika sedang berada di rumah, Andy akan berjalan keliling perumahan untuk memastikan kondisi kebersihan lingkungan sekitar.
"Kalau pak Andy sedang tidak terbang, biasanya beliau melihat kebersihan lingkungan, kadang ngobrol sama saya berjam-jam," paparnya.
Dia menyebut terakhir bertemu dengan Andy Dahananta seminggu yang lalu dan sempat bertegur sapa.
Subandi mengaku sangat kehilangan dengan sosok Andy dan berharap korban bisa ditemukan dalam kondisi selamat.
"Terakhir ketemu tuh seminggu yang lalu, pak Andy negur saya, libur ke mana katanya, ya sempat ngobrol lama lah di situ," ungkap Subandi.
"Apapun yang terjadi bisa ditemukan, saya berharap bisa ditemukan dengan selamat," tambahnya.
Suasana Rumah
Berdasarkan pantauan Tribuntangerang.com, rumah Andy Dahananto terletak di PWS Tigaraksa, Blok A1 RT 06 RW 03.
Baca tanpa iklan