Ringkasan Berita:
- Banjir masih merendam permukiman warga di Cilandak Timur, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air sekitar 40 cm dan berdampak pada dua RT.
- Warga menguras air secara manual, sementara petugas BPBD dan TNI berjaga di lokasi.
- Anak-anak justru memanfaatkan banjir bermain air.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banjir masih merendam permukiman warga di Kelurahan Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, hingga Jumat (23/1/2026) pagi.
Pantauan Tribunnews.com di lokasi, per pukul 10.52 WIB, genangan air tercatat masih setinggi 40 sentimeter (cm).
Wilayah yang terdampak meliputi dua Rukun Tetangga (RT), yakni RT 03 dan RT 09 yang berada di wilayah Rukun Warga (RW) 03.
Sejumlah warga tampak sibuk berupaya mengeluarkan air yang masuk ke dalam hunian mereka. Warga dengan peralatan seadanya tampak berusaha menguras air.
Eko (57), salah satu warga setempat, mengaku banjir bukanlah kali ini terjadi di wilayah mereka, melainkan setiap tahun.
Namun, Eko menuturkan bahwa debit air yang masuk ke permukiman warga kali ini jauh lebih berkurang. Bahkan, hanya dua RT yang terdampak.
"Enggak seperti yang dulu karena sudah tertutup turap. Sudah ada turap agak berkurang," kata Eko kepada Tribunnews.com di lokasi.
Di sisi lain, sejumlah anak-anak seakan menikmati banjir tersebut selayaknya wahana permainan.
Baca juga: Kompleks Polri Pondok Karya Jaksel Banjir, Warga Memilih Bertahan di Rumah
Tawa riang terdengar saat mereka berenang dan bermain di jalan lingkungan yang berubah menjadi kolam air.
Sementara itu, petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama personel TNI terpantau berada di lokasi.
Baca tanpa iklan