News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

LRT Jabodebek Pasang Layar Interaktif, Aduan Real-Time Kini Tak Bisa Diabaikan

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FASILITAS LRT JABODEBEK - Ilustrasi LRT (Light Rail Transit) atau Lintas Rel Terpadu Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi). Terbaru, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkuat digitalisasi layanan dengan menghadirkan Layar Interaktif di tujuh stasiun LRT Jabodebek untuk memudahkan pelaporan dan akses informasi penumpang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkuat digitalisasi layanan dengan menghadirkan Layar Interaktif di tujuh stasiun LRT Jabodebek. Fasilitas ini memungkinkan pelanggan memberi penilaian, mengirim aduan secara real-time, hingga mengakses peta perjalanan hanya dalam satu layar.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan berbasis teknologi yang diklaim berorientasi pada kebutuhan pengguna transportasi publik, sekaligus mempercepat respons terhadap setiap keluhan yang masuk.

Layar Interaktif tersebut dilengkapi tiga fitur utama: survei kepuasan pelanggan dengan metode rating bintang atau emotikon, peta interaktif untuk membantu pelanggan menemukan lokasi fasilitas dan rute perjalanan, serta layanan pengaduan digital yang terintegrasi secara langsung.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar menghadirkan perangkat tambahan di stasiun.

“Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan perangkat, tetapi membangun sistem yang terintegrasi dan berbasis data. Dengan Layar Interaktif, KAI dapat memantau penilaian layanan secara langsung, menerima aduan secara real-time, serta memastikan tindak lanjut yang lebih terstruktur. Ini bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, transparan, dan responsif,” kata Radhitya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Peta Digital hingga Konektivitas Moda Lain

Menurut Radhitya, sistem ini tidak hanya menampilkan denah fasilitas di dalam stasiun.

Layar tersebut juga menghadirkan peta area luar stasiun, termasuk akses jalan dan konektivitas dengan moda transportasi lain.

Artinya, pelanggan bisa merencanakan perjalanan secara lebih komprehensif tanpa harus berpindah aplikasi atau bertanya kepada petugas.

Informasi fasilitas, jalur keluar-masuk, hingga integrasi dengan transportasi lanjutan tersaji dalam satu tampilan digital.

Baca juga: Bus Transjakarta Tabrakan Lagi, Seruduk Ojol di Gunung Sahari Jakarta Pusat

Aduan Tercatat, Ada Nomor Laporan

Pada fitur pengaduan, setiap laporan yang disampaikan melalui sistem akan tercatat otomatis.

Pengguna LRT Jabodebek juga akan memperoleh nomor laporan sebagai referensi untuk tindak lanjut.

Skema ini dirancang untuk mendorong akuntabilitas sekaligus memberi kepastian bahwa keluhan tidak berhenti di meja layanan.

Untuk memastikan implementasi berjalan optimal, petugas frontliner telah mendapatkan pelatihan khusus.

Mereka bertugas mengedukasi pengguna serta mendukung proses transisi menuju layanan berbasis digital.

Transformasi ini, menurut manajemen, menegaskan komitmen KAI dalam memperkuat tata kelola perusahaan berbasis teknologi sekaligus menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat urban.

“Ke depan, integrasi data layanan akan terus dikembangkan guna mendukung sistem transportasi publik yang semakin efisien dan berbasis teknologi,” kata Radhitya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini