Ringkasan Berita:
- Pada hari kedua Lebaran (H+1 Idul Fitri), Minggu (22/3/2026), kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat dipadati pengunjung.
- Arus kedatangan meningkat signifikan sejak pukul 10.00 WIB, dengan mayoritas pengunjung datang bersama keluarga untuk menikmati libur Lebaran di ikon ibu kota.
- Cuaca terik membuat banyak pengunjung membawa payung saat berjalan di pelataran Monas. Mereka datang dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, ramai didatangi pengunjung pada hari kedua Lebaran atau H+1 Idul Fitri, Minggu (22/3/2026).
Pantauan Tribunnews.com di lokasi menunjukkan arus kedatangan pengunjung mulai mengalami peningkatan signifikan sejak pukul 10.00 WIB.
Mayoritas pengunjung datang memboyong keluarga serta anak-anak mereka untuk menikmati suasana libur Lebaran di ikon ibu kota tersebut.
Karena cuaca di Jakarta yang cukup terik pada siang hari ini, banyak pengunjung yang tampak membawa payung saat berjalan-jalan di area pelataran Monas.
Para pengunjung ini diketahui datang ke kawasan Monas dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya.
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri, menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru, belasan ribu orang telah memadati kawasan Monas sejak pagi hari.
"Pengunjung hari ini dari pukul 06.00 sampai dengan 12.00 WIB, 13.503 orang," kata Isa saat dikonfirmasi, Minggu.
Dari total belasan ribu pengunjung tersebut, Isa merinci terdapat 151 orang wisatawan mancanegara (wisman) yang turut berkunjung ke Monas.
Isa meminta masyarakat untuk tetap tertib, terutama saat mengantre untuk memasuki area tugu maupun fasilitas lainnya di kawasan Monas.
"Ikuti ketentuan dan aturan yang diarahkan oleh petugas, tetap jaga kebersihan, buanglah sampah pada tempatnya," ujarnya.
Isa mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga anggota keluarga dan barang bawaan pribadi.
"Tetap menjaga keamanan barang pribadi dan memperhatikan anaknya agar tidak terpisah dari orangtua," ungkapnya.
Baca tanpa iklan