TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang ibu penyapu jalan diduga menjadi korban tabrak lari oleh pemotor yang melintas di Jalan Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin (4/5/2026) pagi.
Peristiwa itu viral di media sosial yang menunjukkan detik-detik korban terpental usai tertabrak motor terduga penabrak.
Kasie Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani menuturkan pihaknya sudah memonitor insiden kecelakaan lalu lintas tersebut.
Menurutnya petugas Satlantas Polres Metro Bekasi sudah melakukan olah TKP.
"Unit Laka lantas Sat Lantas Polres juga sudah monitor dan sudah cek TKP," ungkapnya saat dikonfirmasi Kamis (7/5/2026).
AKP Aliyani belum menjelaskan kronologis peristiwa.
Dia memastikan kepolisian tengah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi.
"Benar untuk saat ini dalam penyelidikan," tambahnya.
Kasatlantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono mengatakan, pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) memeriksa rekaman CCTV dan sejumlah saksi.
"Sudah cek TKP, periksa CCTV dan minta keterangan saksi-saksi, termasuk datangi korban," kata Sugihartono.
Ia menyebut, kondisi korban alami patah tulang bagian kaki sebelah kanan dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Annisa.
Adapun untuk identitas pengendara motor, kata Sugihartoni, pihaknya masih menyelidikinya. "Masih lidik unit laka," kata dia.
Sebelumnya beredar sebuah video seorang ibu petugas penyapu jalan menjadi korban tabrak lari di Jalan Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat viral di media sosial.
Dalam rekaman video CCTV yang viral itu terlihat seorang ibu petugas kebersihan penyapu jalan mengenakan baju oranye itu ditabrak sepeda motor hingga terpental ke lubang galian kabel yang berada di median jalan.
Pemotor tersebut sempat turun untuk memeriksa keadaan korban.
Alih-alih mau menolong, ternyata langsung pergi meninggalkan dan menyingkirkan sendal korban yang berada di jalan.
Baca tanpa iklan