TRIBUNNEWS.COM - Monumen Nasional masih menjadi destinasi favorit warga untuk menghabiskan libur panjang akhir pekan atau long weekend pada Kamis (15/5/2026).
Hingga siang hari, kawasan wisata ikonik di pusat Jakarta itu tercatat telah dikunjungi ribuan wisatawan.
Baca juga: Monas Masih Jadi Magnet Warga Manfaatkan Libur Long Weekend, Ada yang Piknik hingga Wisata Edukasi
Monas Ramai Dipadati Pengunjung
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sanuri, mengatakan jumlah pengunjung terus meningkat sejak pagi. Hingga pukul 12.00 WIB, total kunjungan mencapai 2.366 orang.
“Jumlah kunjungan kawasan Monas dari jam 10.00-12.00 WIB yakni 2.366 orang,” kata Isa saat dihubungi, Kamis siang.
Dari total tersebut, mayoritas pengunjung merupakan wisatawan domestik yang datang bersama keluarga untuk menikmati suasana libur panjang.
Tercatat jumlah pengunjung dewasa mencapai 1.345 orang dan anak-anak sebanyak 979 orang.
Sementara itu, wisatawan mancanegara atau WNA juga turut memadati kawasan Monas. Total ada 42 wisatawan asing yang tercatat datang hingga siang hari.
Adapun rinciannya terdiri dari 16 warga negara China, 2 warga Korea, 4 warga Inggris, 3 warga Pakistan, 4 warga Arab, dan 13 warga Amerika Serikat.
Pihak pengelola memperkirakan jumlah pengunjung masih akan terus bertambah hingga jam operasional Monas berakhir pada sore hari.
Jadi Tempat Piknik hingga Wisata Edukasi
Pantauan di lokasi menunjukkan cuaca panas tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk datang ke Monas.
Banyak pengunjung terlihat menggelar tikar di area taman, berjalan santai bersama keluarga, hingga mengajak anak-anak berwisata edukasi.
Salah satunya Ria, warga Kedoya, Jakarta Barat, yang datang bersama putrinya, Ayunda. Ia memilih Monas sebagai tempat liburan karena dekat dari rumah dan ramah di kantong.
“Iya kebetulan ini ajak anak, kan lagi liburan juga ini. Karena kalau ke Monas dekat ya dari rumah, terus gratis juga. Paling cuma bayar parkir aja nanti,” ujar Ria.
Meski sudah beberapa kali berkunjung, Ria mengaku anaknya selalu antusias jika diajak ke Monas. Setelah dari kawasan tersebut, mereka bahkan berencana melanjutkan perjalanan ke kawasan Kota Tua.
Selain menjadi lokasi bersantai, Monas juga dimanfaatkan warga sebagai sarana edukasi sejarah untuk anak-anak.
Baca tanpa iklan