News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perbaikan Jalan Raya Lenteng Agung Jaksel Picu Kemacetan 2,5 Km ke Arah Depok

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Perbaikan Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang mengalami ambles masih berlangsung pada Senin (1/6/2026).

Kondisi tersebut berdampak pada penyempitan arus lalu lintas dan kemacetan panjang di kawasan tersebut.

Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok diketahui ambles pada Kamis (28/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Akibat kejadian itu, jalan mengalami kerusakan dengan kedalaman sekitar tiga meter dan panjang kurang lebih 16 meter.

Situasi Terkini di Jalan Raya Lenteng Agung

Perkembangan terkini menunjukkan proses perbaikan masih dilakukan di sisi kanan dan kiri jalan.

Aktivitas pengerjaan membuat badan jalan menyempit sehingga arus kendaraan tersendat.

Dampak perbaikan tersebut menyebabkan kemacetan sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari kawasan Stasiun Universitas Pancasila menuju arah Depok, Jawa Barat.

Sejumlah pekerjaan perbaikan dilakukan, termasuk pengerukan sisi jalan dan pemasangan box culvert atau gorong-gorong beton bertulang berbentuk segi empat.

Tercatat sekitar tiga unit box culvert dipasang secara bertahap di lokasi.

Proses pemasangan dilakukan menggunakan alat berat ekskavator. Setelah pemasangan selesai, tahapan berikutnya adalah pengecoran jalan.

“Nanti malam udah mulai ngecor, kalau saat ini susah macet,” jelas petugas di lokasi.

Baca juga: Jalan Ambles di Lenteng Agung, Fahira Idris Desak Audit Infrastruktur Bawah Tanah Jakarta

Penyebab Kemacetan Arus Lalu Lintas

Kemacetan terjadi karena alat berat beberapa kali harus bergerak menyeberang jalan untuk mengambil material gorong-gorong.

Selain itu, penyempitan jalur juga membuat kendaraan harus bergantian melintas.

Lebar jalan yang semula sekitar empat hingga lima meter berkurang akibat pekerjaan di kedua sisi.

Kondisi ini membuat arus kendaraan, termasuk Transjakarta, minibus, Jaklingko, dan sepeda motor, harus berbagi jalur secara bergantian.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini