TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jembatan layang (flyover) Kranji, Medan Satria, Kota Bekasi, Jumat (13/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Sebuah truk trailer terguling saat sedang menanjak ke arah Stasiun Kranji dari Jalan Sultan Agung.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, menuturkan ketika itu truk trailer yang dikemudikan Robi (26) tidak kuat menanjak sehingga mundur.
Dalam posisi itu kendaraan truk trailer langsung terguling melintang menutupi ruas jalan.
Kompol Gefri menjelaskan muatan berlebih atau overload menjadi penyebab truk trailer tersebut mengalami kecelakaan.
"Keadaan kendaraanya yang tidak dalam kondisi laik jalan di tambah muatan kendaraannya yang melebihi kapasitas daya angkut menjadi penyebab kontainer tidak kuat untuk jalan yang menanjak sehingga pada saat di jembatan mobil tidak kuat sehingga mengalami kemunduran belakang," tuturnya saat dihubungi, Sabtu (13/6/2026).
Spontan truk banting stir ke kanan jalan.
Menurutnya dari keterangan sopir bahwa muatan yang dibawa 27 ton limbah daur ulang kertas dari Tanjung Priok Jakarta Utara menuju Cibitung Kabupaten Bekasi.
Akibat kecelakaan itu arus lalu lintas jalan utama penghubung Jakarta-Bekasi itu sempat lumpuh.
Beberapa truk menunggu sampai proses evakuasi selesai.
Komisaris polisi Gefri menegaskan tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.
Sang sopir hanya mengalami luka memar karena truk yang dikemudikannya terguling.
"Untuk kerugian materil alhamdulilah tidak ada korban jiwa," imbuhnya.
Posisi terakhir truk trailer melintang menghadap timur dan membuat satu jalur lumpuh untuk dilintasi.
Saat ditanya apakah pihak pemilik kendaraan sudah diperiksa, polisi belum memberikan respons lebih lanjut.
Baca tanpa iklan