News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menanamkan Nilai-nilai Empat Pilar di Masyarakat Kuansing

Editor: Content Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MPR Fraksi Partai Golkar asal Riau, Idris Laena, ketika hadir dan membuka Pagelaran Seni Budaya Melayu Kuantan Singingi (Kuansing) di Desa Pintu Gobang, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Selasa malam (6/11/2018).

Ketiga, kita adalah negara  besar, berada pada urutan ke-empat dari 180 negara di dunia dari segi jumlah penduduk, setelah RRT, India, dan Amerika Serikat. Jadi, menurut Idris Laena, secara demografis kita bisa membayangkan bagaimana negara yang penduduknya 255 juta ini harus kita jaga.

Jadi, lanjut Idris Laena, adalah penting pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai kebangsaan yang kita miliki itu. “Kita tidak ingin negara kita menjadi negara gagal, negara yang terpecah-pecah. Karenanya, bagi kita NKRI adalah harga mati,” ujar Idris Laena.

Dan, nilai keempat, adalah Bhinneka Tunggal Ika. Indonesia selalu memberi gambaran kepada kita bahwa kita punya suku yang berbeda, agama berbeda, tapi karena kita punya Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara maka negara kira selalu menjadi negara yang aman, tenteram dalam konsep Bhinneka Tunggal Ika. “Maknanya, biarpun kita berbeda-beda, tapi kita tetap satu,” katanya.

Selanjunya, Idris Laena juga menyinggung soal pemilu yang sebentar lagi akan berlangsung di Indonesia. Sebetulnya, menurut Idris Laena, pemilu adalah proses demokrasi yang diatur di dalam Pancasila. Sila ke-empat berbunyi Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Itu artinya, negara kita adalah negara demokrasi, makanya harus kita jaga.

Untuk itu, Idris Laena berharap, biarpun berbeda pilihan, berbeda pandangan, berbeda suku, dan lainnya maka perbedaan itu tidak boleh membuat kita saling terpecah belah satu dengan lainnya.

“Kita bersyukur, Indonesia adalah satu dari tidak banyak negara di dunia, meskipun begitu banyak suku dan bahasa, tapi kita tetap bisa bersatu dalam benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia,”  katanya.

Sosialisasi  Empat Pilar MPR di Bumi Kuansing, selain dihadiri oleh Idris Laena juga dihadiri oleh Kepala Bagian Pemberitaan, Hubungan Antarlembaga, dan Layanan Informasi Biro Humas MPR, Muhamad Jaya; Ketua Masyarakat Adat Kenegerian Kari, Yulizar; Kepala Desa Pintu Gobang, M. Seni, bersama para kepala desa lainnya yang tergabung dalam Kenegerian Kari, para pemuka agama, para datuk, para pemuda, dan tamu undangan lainnya.

Salah satu pemandangan yang menarik dalam pagelaran seni budaya di Kenegerian Kari malam itu adalah tampilnya para tokoh masyarakat dan kaum ibu, termasuk Idris Laena dan Suryani, dalam satu lingkaran.

Lagu Lamak dek awak, kelayu dek urang didendangkan oleh biduan diiring grup Dendang Kamari Jadi, dan para tokoh itu pun sontak bergerak maju dalam lingkaran sembari bergoyang dalam tarian Randai. Suasana pun menjadi hangat, meski malam itu udara mendung diselingi gerimis kecil. Dan, semua bergembira. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini