TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Lambertus Palang Ama, penasihat hukum Andi Kosasih yang ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam praktek makelar kasus penanganan perkara Gayus Tambunan mengaku tak kenal dengan Sjahril Djohan. Hal itu disampaikan oleh penasihat hukum Lambertus, Petrus Balapationa.
"Dia mengaku tidak kenal," ujar Petrus di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/4/2010) saat mendampingi kliennya diperiksa.
Lambertus, melalui Petrus lebih lanjut mengaku hanya mengenal oknum penyidik yang menangani kasus Gayus Tambunan itu dan juga penasihat hukum Gayus Tambunan, Haposan Hutagalung.
Perkenalan Lambertus karena dia mendampingi Andi Kosasih sejak September tahun lalu. Lambertus mengenal para penyidik setelah dia turut dalam pertemuan di Hotel Sultan dengan para penyidik dan Andi Kosasih serta Haposan, yang merupakan mantan atasannya di kantor lawyer Haposan Hutagalung.
Lambertus pun membantah ikut mengonsep rekayasa kepemilikan uang senilai Rp 24,6 miliar di rekening Gayus sebagai milik Andi Kosasih.
"Terkait konsep dia nggak tahu dan nggak ikut mengonsep. Dia juga nggak tahu aktivitas-aktiuvitas (praktek markus) itu. Atau uang itu punya siapa sebenarnya dan kemana dia juga nggak tahu," tukasnya.
Lambertus mengakui para penyidik dan Anadi Kosasih serta Haposan Hutagalung sempat juga bertemu di Hotel Ambara. "Tapi dia (Lambertus nggak ikut. Cuma Andi Kosasih yang ikut. Jadi nggak tahu apa yang dibicarakan," kata Petrus.
Lambertus Mengaku tak Kenal Sjahril Djohan
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan