TRIBUNNEWS.COM, Jakarta -
Tiga terduga teroris yang dibekuk Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror di daerah Sukoharjo, Solo ternyata hendak berencana mengirimkan pasokan senjata dan amunisi ke Jakarta.
"Jadi mereka itu memang merencanakan itu," ujar Wakadiv Humas Polri, Brigjen
Pol Zainuri Lubis, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/5/2010).
Dikatakan Zainuri,
ketiga teroris yang dibekuk Densus 88 di Sukoharjo tersebut juga berperan
merekrut orang-orang yang akan diperlatihkan militer di Aceh.
"Amunisinya (Senjata) juga tetap mereka yang mengmunikasikannya, " timpalnya.
Dikatakan Zainuri, dari hasil penyelidikan sementara Densus terhadap
ketiganya, para terduga teroris itu mengaku bahwa mereka merupakan bagian
dari kegiatan latihan teroris di Aceh.
Polri sendiri melalui Zainuri membenarkan jika dari dini hari hingga pagi tadi, Densus 88 telah meringkus tiga orang terduga teroris. Namun, Polri masih enggan menyebutkan identitas ketiganya.
"Telah ditangkap tiga orang diduga teroris di wilayah Solo, Jawa Tengah.
Alhamdulillah mereka tidak melakukan perlawanan. Ketiganya menyerahkan diri
sehingga ketiganya dalam kondisi sehat wal afiat," katanya.
Densus juga, dikatakan
Zainuri menyita beberap pucuk senjata dan amunisi.
"Tetapi sampai siang ini data lengkap belum kami terima, mohon bersabar kemungkinan data lengkap akan dibuat Densus agar tidak salah. Nanti sore atau besok pagi akan disampaikan secara lengkap," tutupnya.
Baca tanpa iklan