News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penahanan Susno

PDI-P Minta DPR Undang Susno Ungkap Kecurangan DPT

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tjahjo Kumolo

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - PDI Perjuangan memberikan dukungan penuh kepada mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji yang berniat membeberkan dugaan kecurangan daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pemilu 2009.

"Pada prinsipnya itu sudah lama tersiar dan DPR juga sudah membentuk pansus agar posisi KPU juga terjaga independensinya. Agar KPU juga terjaga independensinya, perlu DPR, mengundang khusus atas pengakuan awal Susno tersebut," kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo kepada tribunnews.com, Jumat (14/5/2010).

Tjahjo mengatakan hal ini, tentunya harus ada klarifikasi berbagai pihak. Jangan sampai menimbulkan fintah. Apapun pengakuan sekelas Komjen Susno perlu diperhatikan dan dibongkar bila ada mafia yang terkait DPT dan Informasi Tekhnologi KPU itu.

"KPU harus jujur, jangan mengkhianati demokrasi dan rakyat Indonesia," tegas Tjahjo yang juga Ketua Fraksi PDI-P DPR ini.

Tjahjo memambahkan,  apa yang diungkapkan Susno Duadji tentunya terkait dengan hak politik rakyat pemilih partai politik dan sebuah kredibilitas kekuasaan dan perwakilan

Kamis (13/5/2010) kemarin, usai menjenguk Komjen Susno Duadji di  ruang tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, politisi Partai Bulan Bintang, Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan informasi penting yang dimiliki Susno terkait soal kecurangan DPT.

"Pak Susno punya informasi yang sangat penting soal kecurangan DPT. Semua itu  tetap akan dibongkar oleh Pak Susno," ujar Ngabalin, politisi PBB yang tak lain mantan anggota Komisi I DPR RI periode lalu ini.

Selain masalah DPT, Ngabalin juga mengungkapkan Susno Duadji memiliki informasi penting soal kasus pembunuhan Nazaruddin Zulkarnaen yang diduga melibatkan Antasari Azhar sebagai  mantan ketua KPK.  Termasuk,  kasus pengadaan perangkat teknologi informasi di Komisi Pemilihan Umum dalam Pilpres 2009.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini