News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penahanan Susno

Komnas HAM akan Pantau Sidang Praperadilan Susno Duadji

Penulis: Y Gustaman
Editor: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Komjen Pol Susno Duadji, didampingi Henry Yosodiningrat dan tim pengacaranya yang lain, menggelar konferensi pers di Hotel Kartika Chandra Jakarta Kamis (6/5).

Laporan Wartawan Tribunnews, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Komnas HAM memastikan akan memantau persidangan  mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Susno  Duadji, yang menggugat Polri lewat permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/5/2010).

Hal ini menyusul dua laporan Susno sebelumnya ke Komnas HAM terkait penangkapannya di bandara beberapa waktu lalu dan dan penahanannya di Makobrimob.

Demikian ditegaskan Subkomisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Nur Kholish saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (23/5/2010) malam. "Terkait Pak Susno kita tetap akan melakukan monitoring termasuk praperadilan Pak Susno besok (hari ini) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Itu juga termasuk yang akan kita monitoring," ujar Nur Kholis.

Nur Kholish mengatakan pihaknya sampai sejauh ini akan terus mendalami proses hukum yang dialami mantan Kabaresrim, dari penangkapan sampai penahanan. "Tapi kita belum menyimpulkan soal itu karena perlu mendalami dulu," ujarnya.

Komnas HAM sudah melayangkan surat kepada Kapolri Bambang Hendarso Danuri terkait penangkapan Susno yang menurutnya terindikasi melanggar HAM pekan lalu. Namun belum ada jawaban sampai saat ini. Itulah sebabnya, Komnas HAM juga belum bisa meminta keterangan internal Polri terkait penangkapan tersebut sampai penahanannya.

Apakah juga soal hak Susno sebagai tahanan layak atau tidak, Nur Kholish menjawab pasti. Komnas HAM akan melakukan pemantauan mengenai hal tersebut. Apalagi ada dugaan selama dalam tahanan Susno dibatasi berkomunikasi dengan keluarga, dan hak mendapat informasi. "Pendalamannya paling lambat dua pekan," tutupnya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini