TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
(PKS) Mustafa Kamal meyakini bahwa pihaknya selalu optimis terkait
adanya program evaluasi pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
Pasalnya, dalam setiap tahunnya, Kabinet Indonesia Bersatu jilid II akan
melakukan evaluasi terhadap para Menteri yang kurang menunjukkan
prestasinya.
"PKS selalu optimis dan tidak pernah pesimis. Meski
kita didera dengan persoalan mendasar soal Century yang menyangkut
pejabat tinggi kita dan isu lain. Tapi saya mengatakan tidak ada masalah
dengan koalisi itu sendiri," katanya, saat ditemui pada acara Musayawarah
Nasional II PKS di Hotel Ritz-Carlton, Sabtu (19/6/2010).
Ia
membantah, kedekatan PKS dengan Demokrat yang dibuktikan dengan
terbentuknya Setgab adalah sebuah ketakutan agar tidak terdepak pascaevaluasi yang dilakukan oleh presiden.
"Jangan ditafsirkan
berlebihan, itu hanya mengokohkan yang sudah kokoh. Artinya selama ini
sudah ada pembicaraan pendahuluan panjang bahkan berdasarkan ikatan
koalisi pada periode sebelumnya dan kemudian ditambah dengan platfom
bersama. Ini kan sebetulnya pemerintahan belum lama. Setengah tahun
lebih sedikit," imbuhnya.
Ditegaskan bahwa sesungguhnya apa yang
terjadi antara PKS dan Demokrat bukan merupakan suatu hal baru. "Kalau
kemudian ada pendapat yang berkembang terkait hubungan PKS dan Demokrat
itu kan dari luar, tapi internal cukup baik kok," jelasnya.
PKS Optimis Tak Tersentuh Evaluasi Presiden
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan