News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penganiayaan Aktivis ICW

Tujuh Jam Tama Dicecar 22 Pertanyaan

Editor: OMDSMY Novemy Leo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aktivis ICW Tama S Langkun di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (19/7/2010).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Aktivis ICW, Tama S. Langkun (25), korban penganiayaan, Senin (19/7/2010), diperiksa selama tujuh jam di Satreskrim Polres Jakarta Selatan.

Dalam pemeriksaan itu, Tama dicecar 22 pertanyaan oleh penyidik. "Agak detail (pemeriksaan kali ini), dan ditanya perjam (kronologi kejadian)," tutur Tama, menjawab wartawan, usai diperiksa.

Sementara itu Penasihat Hukum Tama, Nurkholis, mengatakan, pemeriksaan kali ini masih seputar pendalaman sebelum kejadian penganiayaan. Kordinator LBH Jakarta itu juga menjelaskan, dalam pemeriksaan terungkap teror-teror sebelum penganiayaan.

Sebelumnya, Kapolri Bambang Hendarso Danuri pernah menjanjikan bahwa, dalam sepekan para pelaku penganiayaan sudah dapat dicokok. Namun setelah lebih dari satu minggu, belum ada tanda-tanda dari pihak kepolisian bahwa pelaku telah tertangkap.

Menanggapi hal tersebut, Nurkholis mencoba berpikir positif. "Mungkin belum ada bukti yang cukup untuk mereka (kepolisian) menyelesaikan masalah tersebut" kata Nurkholis.

Atas hal tersebut, ia mengaku masih optimis kasus ini masih bisa diselesaikan, dan akan terus bekerja sama kepada pihak kepolisian untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan agar kasus ini segera terungkap.

Pada pemeriksaan tersebut, Tama mengaku ada sekitar tiga sketsa yang disodorkan untuknya, termasuk salah satunya adalah seseorang yang mencoba menemuinya, dengan mengaku sebagai wartawan bernama Roni.

Dua hari lagi, Rabu (21/07/2010), Tama diagendakan untuk kembali diperiksa di polres Jakarta Selatan, dengan agenda pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan hari ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini