Laporan Wartawan Tribunnews, Nurmulia rekso P
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Hotma Sitompul, pengacara Torik Dasa Maulan (25), berharap kasus tama tidak menjalar hingga ranah politik. Pasalnya, kasus ini dapat saja dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu. Bahkan ia telah melihat indikasi adanya hal tersebut.
"Pada salah satu majalah saya melihat kasus tama sudah diulas di rubrik politik," tutur Hotma sebelum pemeriksaan Torik berlangsung di Polres Jakarta Selatan, Rabu (20/07/2010) .
Oleh karena itu ia juga bersedia ketika Torik meminta bantuannya untuk menemani saksi penganiayaan aktivis ICW, Tama S Langkun, selain karena ia juga mulai prihatin melihat pernyataan-pernyataan yang menyudutkan Torik.
Usai pemeriksaan Tama dan torik di Polres Jakarta Selatan, salah seorang pengacara Tama, Al Gifari menuturkan bahwa wajar saja jika ada pihak-pihak yang mengambil kesempatan pada kasus ini. Namun ia belum melihat adanya bukti-bukti dari pihak tertentu yang mempolitisasi kasus Tama.
Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Anti Kekerasan meminta kepada komnas HAM untuk memantau kasus Tama agar tidak beralih isunya menjadi isu pribadi. Pasalanya, koalisi yang terdiri dari ICW, LBH Jakarta, Kontras dan Imparsial itu, telah melihat indikasi-indikasi dari pengalihan isu Tama yang seharusnya berkonteks "terhadap rekening gendut," menjadi permasalahan pribadi Tama.
Pada pemeriksaan Tama hari ini, Tama tidak mengakui adanya pertanyaan-pertanyaan penyidik yang mengarah para pengalihan isu. Namun, ia mengakui pada pemeriksaan sebelumnya ia sempat ditanya mengenai masalah perjudian dan perempuan.
Pengacara Torik Berharap Kasus Tama Tak Menjalar ke Ranah Politik
Editor: Kisdiantoro
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan