TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Fraksi Kebangkitan Bangsa,
Abdul Malik Haramain meminta kepada pimpinan DPR untuk segera melakukan
audit terhadap keberadaan gedung DPR. Hal tersebut untuk melihat apakah
benar pembangunan gedung baru diperlukan atau tidak.
"Kita minta
pimpinan dan BURT untuk mengaudit gedung, apa betul kita butuh ruangan,
apa tidak perlu ruangan, " ujarnya saat acara diskusi Polemik bertajuk
"Gedung Baru dan Nurani Yang Hilang " di Warung Daun, Jakarta,
Sabtu (4/9/2010).
Menurut Malik, saat ini, masih banyak
ruangan-ruangan yang tidak terpakai namun justru terbengkalai begitu
saja. Karena itulah, proses evaluasi seperti pengauditan sangat
diperlukan.
"Di Senayan itu masih banyak ruangan-ruangan yang tidak terpakai," jelasnya.
Lebih
jauh lagi Malik mengatakan, dirinya juga sangat optimis pembangunan
gedung DPR baru bisa dibatalkan. Pasalnya, di tataran pimpinan saja
sudah menuai perbedaan tentang rencana tersebut.
"Saya optimis itu bisa dibatalkan, " tandasnya.
Abdul Malik: Gedung DPR Harus Diaudit
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan