Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Pemerintah memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir
bandang di Wasior, Papua Barat hingga 18 Oktober 2010. Hal tersebut
dilakukan lantaran hingga saat ini masih banyak korban yang dilaporkan
hilang.
"Kami memandang
bahwa tanggap darurat sampai tanggal 18 Oktober. Dan itu akan dilakukan
secara optimal meskipun ada kekurangan sana sini tapi ada koordinasi
baik secara horizontal antar kementerian di lapangan, " ujar Menko Kesra
Agung Laksono saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (11/10/2010).
Menurut
Agung, kondisi terakhir di lokasi bencana sudah berangsur-angsur pulih,
meski menurut data terbaru ada sebanyak 103 orang masih belum dapat
ditemukan keberadaannya.
Selain itu, lanjut Agung gambaran
suasana di lokasi juga maih dipenuhi oleh para
pengungsi, setidaknya terdapat 1935 orang mengungsi dan tersebar di
daerah Manokwari dan Nabire. Tinggi lumpur endapan juga sudah mulai
berkurang dari sebelumnya 3 meter menjadi hanya 60 sentimeter saja.
Sementara, untuk pasokan makanan Agung juga memastikan cukup untuk 10 hari ke depan.
"Makanan cukup untuk 10 hari ke depan, dan itu akan terus bertambah, " jelasnya.
Lebih
jauh Agung menjelaskan, fokus penanganan saat ini, pemerintah bersama
BNPB akan berkonsentrasi kepada pengadaan obat-obatan kebutuhan air
bersih dan keperluan mandi, cuci dan kakus.
"Untuk makanan, obat
dan air bersih Alhamdulillah sudah banyak yang mengirimkan bantuan. Kita
juga dapat satu tenda bear dari Unicef, " tandasnya.
Pemerintah Perpanjang Masa Tanggap Darurat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan