TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie membantah bahwa dirinya adalah penentu kebijakan sentral di tiga perusahaan Grup Bakrie yang disebutkan Gayus Tambunan memanipulasi pajak. Menurutnya tiga perusahaan itu adalah milik publik dan Bakrie hanya punya sebagian kecil saham di situ.
"Tiga perusahaan yang perusahaan publik yang sebagian kecil sahamnya dimiliki Bakrie dan sebagian besar dimiliki masyarakat. Pemegang saham terbesar adalah masyarakat, barangkali masyarakat mesti diperiksa semua," kata orang yang akrab dipanggil Ical ini saat menggelar jumpa pers di Klub Elit Rasuna, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/11/2010). Jumpa pers yang dilakukan setelah Ical bermain tenis itu sengaja digelar untuk mengklarifikasi soal dugaan pertemuan Gayus dan Ical di Bali.
Khusus soal isu pertemuannya dengan Gayus di Bali, sejak awal Ical membantah. Ia juga menduga bahwa isu itu sengaja dihembuskan untuk merusak karakternya.
"Pertanyaan saya kenapaa Gayus ada di lapangan tenis. Padahal dia adalah seorang tahanan, dia mau keluar kan pasti diam-diam. Tapi malah dia datang ke tempat ramai. Dan semua orang tahu dan panitia tahu saya mau nonton. Sekarang apakah ada hubungannya? Saya mengatakan bisa di duga, ada yang menghasut, ada yang mengatur," kata Ical.
Ical: Bakrie Cuma Punya Saham Kecil di Tiga Perusahaan Itu
Editor: Prawira
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan