TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung
Basrief Arief mengaku perkara yang menjadi perhatiannya adalah Gayus
Halomoan Partahanan Tambunan dan perkara Sisminbakum. Untuk terakhir,
Basrief menjamin tak akan ada konflik kepentingan.
Seperti
diketahui, Basrief pernah tercatat sebagai advisor atau penasehat di
kantor pengacara Martin Pangrengkun, mantan Jaksa Agung Muda Pembinaan.
Martin adalah satu pengacara Hartono Tanosoedibyo, tersangka
Sisminbakum.
"Saya di sana hanya konsultan dan tidak beracara
(di kantor Martin). Saya jamin tidak ada conflict of interest," ujar
Basrief dalam jumpa pers perdana bersama wartawan di Sasana Pradana
Kejaksaan Agung, Senin (29/11/2010).
Basrief menegaskan, sejak
dirinya mendapat panggilan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk
posisi Jaksa Agung, semua posisinya yang bersifat komersil ia
tinggalkan.
"Semua yang bersifat komersial sudah saya tinggalkan
per tanggal 25 November kemarin," imbuh Basrief sambil jalan ke kantor
Jaksa Agung. Tadi pagi, Basrief melakukan serahterima jabatan dari Plt
Jaksa Agung Darmono.
Seperti diketahui, perkara Sisminbakum
sangat menyita perhatian publik. Saat ini dua tersangka Sisminbakum
telah menjerat mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra dan
Hartono, pemegang saham PT SRD.
Basrief Janji Usut Sisminbakum Secara Profesional
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan