News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dugaan Markus di MK

Hakim Arsyad Mau Jualan Nasi di Makassar

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi sudah mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri dari Mahkamah Konstitusi. Ia pun pensiun dini pada usia 67 tahun dari aturan yang seharusnya 70 tahun.

Rencananya, Arsyad akan membeli gerobak untuk kemudian berjualan nasi kuning dan nasi rames mengisi hari-hari tuanya paska berbakti menjadi hakim.

"Saya mau jualan nasi kuning, nasi campur pakai gerobak," ujar Arsyad saat ditemui di ruang kerjanya di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (17/12/2010).

Menurut Arsyad, ia akan menjajakan dagangannya tersebut di kampung halamannya Makassar, Sulawesi Selatan. "Saya mau jualan di Makassar," jelasnya.

Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya itu juga akan membuka cabang di Jakarta.

"Nanti berjejer gerobaknya, warung nasi pak Arsyad 1, pak Arsyad 2," jelasnya.

Ide untuk menjual nasi tersebut, diakuinya diilhami saat ia melihat para penjual nasi di Jakarta. Merasa tertarik karena keuntungan yang diraih cukup besar, Arsyad pun punya buah pikiran yang sama.

"Saya waktu itu melihat ada orang jualan nasi, dan ada yang beli banyak sampai 10 bungkus. Lalu saya tanya, berapa satunya?dia jawab Rp 20.000, saya bilang wah kemahalan itu," jelasnya.

Tidak hanya itu, hakim konstitusi yang berasal dari Mahkamah Agung ini juga berjanji apabila ada pembeli yang tidak memiliki uang bermaksud membeli dagangannya akan digratiskan.

"Kalau ada yang tidak punya uang mau beli, saya gratiskan, pokoknya amal saya," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini