TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua
Fraksi Demokrat Jafar Hafsah angkat bicara terkait tudingan para tokoh
lintas agama yang mengeluarkan pernyataan sikap, pemerintahan
SBY-Boediono telah berbohong, dalam berbagai hal selama pemerintahan ini
berjalan.
"Kata kebohongan yang
dilontarkan beberapa pihak terhadap pemerintah barangkali mesti
dikoreksi atau dicermati ulang, karena tidak hanya bisa menjerumuskan
pada fitnah, tetapi juga dapat mengaburkan apa yang menjadi substansi
pesan yang disampaikan terhadap siapa yang sepatutnya
bertanggung jawab atas hal tersebut," kata Jafar dalam pernyataannya
kepada tribun, Senin (17/01/2011).
Persoalan menjadi tidak
semakin jernih. Kata kebohongan yang dialamatkan kepada Pemerintah, sangat memiliki nuansa politik. Fraksi Partai Demokrat
memperhatikan dan mencermati dengan seksama terhadap apa yang menjadi
aspirasi dan pemikiran-pemikiran para pemuka agama dan aktivis LSM yang
merupakan bentuk refleksi dan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa
dan bernegara menuju ke arah yang lebih baik.
"Namun menyayangkan
jika diberikan embel-embel sebagai bentuk kebohongan. Karena bukan
hanya mendistorsi maksud tersebut tetapi lebih jauh dari itu, bisa
mengeruhkan suasana yang berakibat pada kebingungan publik. Terlalu pagi
untuk sampai pada kesimpulan kebohongan. Karena selain tidak sepenuhnya
benar, sebahagian lainnya sedang dalam proses," ungkap Jafar.
Demokrat Protes Pemerintah Dituding Bohong
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan