TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertermuan
tokoh lintas agama bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang
sedianya akan berdialog terkait permasalahan bangsa ternyata tidak
sesuai dengan harapan.
Pasalnya, harapan untuk berdialog langsung
dengan Presiden ternyata tidak bisa terwujud. Karena Presiden juga
mengundang beberapa tokoh lintas agama lainnya. Alhasil sedikitnya ada
sekitar 100 orang tokoh lintas agama beserta beberapa Menteri KIB II
dalam pertemuan semalam.
"Pada pertemuan semalam, tidak persis
seperti yang saya harapkan untuk dialog langsung dengan 12 orang tokoh
lintas agama. Dialog yang kita harapkan subtanstif ternyata tidak
seperti harapan karena audiens yang banyak," ujar ketua Presidium Inter
Religious Council (IRC) Indonesia, Din Syamsuddin di Kantor CDCC,
Jakarta, Selasa (18/1/2011).
Selain itu, Din Syamsuddin mengaku pihaknya harus menelan pil pahit ketika pertemuan semalam berjalan sangat tertutup.
Padahal,
Din Syamsuddin meminta agar dialog antara tokoh lintas agama dan
Presiden bisa bersifat terbuka agar diketahui oleh rakyat dan bisa
disiarkan televisi dan radio.
"Tapi sayang itu tidak menjadi kenyataan," terangnya.
Namun
demikian, Din Syamsuddin mengaku tak mempersoalkan hal tersebut.
Menurutnya, pertemuan semalam adalah sangat kondusif meski hal-hal yang
substantif belum bisa menjadi kenyataan.
Din Syamsuddin: Pertemuan dengan SBY Tak Substantif
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan