TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus paspor 'palsu'
dan mafia pajak Gayus HP Tambunan menjalani pemeriksaan selama kurang
lebih 8,5 jam di Rutan Cipinang, Jakarta, Kamis (20/1/2011).
Dalam
pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik Bareskrim Mabes Polri, yang
berjumlah sekitar 7 hingga 8 orang, Gayus dicecar dengan 30 hingga 40
pertanyaan.
"Sebenarnya pertanyaannya ada 17 pertanyaan. Tapi
misalnya di pertanyaan ke-7, itu ada 7.1, 7.2, jadi kalau ditotal
sekitar 30 sampai 40 pertanyaan," ungkap Hotma Sitompul, penasihat hukum
Gayus, di Rutan Cipinang, Kamis (20/1/2011).
Pemeriksaan sendiri
dimulai pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya Gayus hanya
didampingi sejumlah bawahan Hotma. Namun Hotma sendiri baru datang
mendekati waktu makan siang.
Hotma mengatakan dalam pertanyaan
yang diajukan penyidik, tidak ada yang menyinggung tentang pernyataan
Gayus usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
kemarin. Namun, Hotma tidak menyangkal bahwa ada pertanyaan yang
menyangkut pernyataan tersebut.
"Kenapa kamu begini kenapa kamu
begitu, ya ini disuruh Denny," tuturnya menirukan sejumlah pertanyaan
dan jawaban yang diberikan Gayus kepada penyidik.
Atas pertanyaan
tersebut, Hotma mengaku tidak mempermasalahkannya. Sebab, menurutnya,
nanti bakal dibuktikan di Pengadilan. "Denny kan nanti jadi saksi lagi,"
tegas Hotma.
Penyidik juga menyinggung persoalan tentang John
Jerome Grace yang menurut Gayus adalah anggota CIA (Central Intelijen
Agencies). Kata Hotma, perkataan bahwa John adalah anggota CIA merupakan
pengakuan warga negara Amerika Serikat itu kepada Gayus. Pengakuan itu
dibuat John di hadapan Gayus dan juga disaksikan beberapa orang.
"Jadi bukan mengada-ada. Bahkan dengan kebaikannya, Gayus membuka modus operandi mafia perpajakan," imbuhnya.
Gayus Pelesiran ke Luar Negeri
Gayus Diperiksa 8,5 Jam di Rutan Cipinang
Penulis: M. Ismunadi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan