News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Testimoni Gayus Tambunan

Boni: Golkar Takkan Berani Keras ke Satgas

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyampaikan pidato dalam Rapat Kerja Fraksi Partai Golkar, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (16/12/2010).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Partai Golkar diprediksi tidak akan berani bersikap frontal terhadap pemerintah. Khususnya terhadap Satgas Pemberantasan Mafia Hukum (PMH) yang sudah mendeskreditkan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie atau Ical.


Demikian disampaikan Boni Hargens, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, Jumat (20/01/2010).

"Kalau saja Golkar berani memposisikan diri, berseberangan dengan Presiden SBY, maka bisa saja akan menghancurkan Golkar. Golkar seperti galak, tapi realistis, sadar tak mungkin melawan SBY saat ini," kata Boni.

Sebagai penguasa, lanjut Boni, Presiden SBY tentu saja memiliki banyak 'jurus' yang digunakan untuk 'menghancurkan' Golkar. Baik  dengan cara berlandaskan hukum sekalipun, juga cara lain. Hal ini, tentu saja Partai Golkar telah menghitung kekuatannya.

"Tidak siap berhadapan dengan SBY,” Kalau dikatakan telah didzolimi, Golkar malau menghimbau untuk penyelesaian yang elegan,  ini bukti tidak berdaya Golkar menghadapi SBY. Partai politik dimanapun jika ketua umumnya didzolimi dan kuat, akan melawan terhadap pendzoliman," sindir Boni.

Situasi sekarang ini, terlebih paska pengakuan Gayus Tambunan, dianggap Boni hanya sementara. Tak menutup kemungkinan, Golkar dapat berbalik menyerang.

“Sebenarnya, secara tidak langsung  Golkar menuding SBY lah yang telah mendzolimi. Karena apa, siapa yang berani kalau bukan orang yang sangat berkuasa? Apalagi, Gayus sesumbar, dipaksa oleh Satgas PMH melakukan itu. Memangnya, siapa atasan Satgas kalau bukan Presiden SBY,” Boni menegaskan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini