TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Abu Bakar Baasyir merasa aneh ketika dirinya ditangkap polisi dengan dakwaan telah melakukan tindak pidana terorisme. Padahal menurutnya, apa yang dilakukannya, Baasyir hanya membela Islam.
"Jadi di Indonesia setiap orang yang bela Islam pasti dipenjara," imbuhnya.
Hal ini, menurutnya, tak lepas dari rekayasa yang dibuat oleh Presiden
Susilo Bambang Yudhoyo. "Presiden Yudhoyono temannya Amerika itu,"
ujarnya.
Abu Bakar Baasyir menegaskan bahwa dirinya merupakan seseorang yang ingin membela agama Islam. Ia bukanlah seorang koruptor yang harus dipenjara.
Hal itu ia tegaskan saat berada di ruang tahanan sementara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebeluk sidang dengan pembacaan dakwaan terhadap dirinya dibacakan.
Ba'asyir: Ini Rekayasa Presiden Yudhoyono
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Gusti Sawabi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan